Ajaib, 3 Mata Air Jernih Keluar dari Batu Napal, Ratusan Warga Tanjung Bungo Rela Antri

0
Warga rela antri demi untuk menampung air batu napal yang ajaib.
Spread the love

Muara Bungo, Siasatinfo.co.id,–Sebuah keajaiban tiba – tiba menghebohkan Warga Dusun Tanjung Bungo, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, menemukan 3 mata air dari batu napal yang sangat jernih.Selain dikonsumsi warga, Konon cerita, air itu bisa dijadikan obat gatal-gatal pada kulit.

Informasi yang didapat, air batu napal awalnya ditemukan oleh warga setempat, pada saat itu sedang membuka jalan baru dengan alat berat. Setelah beberapa hari jalan dibuka, ditemukan air yang keluar dari batu napal.

Menurut warga setempat, penemuan air ajaib dari batu napal di bukit tak jauh dari pemukiman warga bertepatan pada musim kemarau.

“Sekarang kemarau, jadi warga rela antri berjam-jam demi mendapat air bersih dari batu napal itu,”ujar beberapa warga.

“Sudah banyak warga yang mengambil ari batu napal itu, bahkan rela mengantri berjam-jam dari pukul 03.30 WIB dini hari. Selain untuk kosumsi sehari-hari, air itu, ada juga yang meyakini bisa menyembuhkan penyakit gatal-gatal,” katanya.

Air batu napal, diketahui saat pembukaan jalan baru di lingkungan dusun Tanjung Bungo. Setelah jalan dibuka dengan alat berat ditemukan air dari batu napal dengan tiga mata air sekaligus, kemudian dipasang pipa kecil biar air ngocor dan bisa ditampung warga.

“Setiap hari warga beramai-ramai ke lokasi untuk mendapat air tersebut dengan membawa jerigen ukuran lima liter. Bahkan air tersebut, sebelumnya sudah di cek ke labor, hasilnya bersih dan tidak ada kuman. Saya juga mengambil air tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Sumar Rio Dusun Bungo Tanjung,  mengatakan, warganya menampung air bersih disela-sela batu napal di bukit tak jauh dari pemukiman. Anehnya, air batu napal tidak harus dimasak lagi, karena serasa air gunung.

“Air itu sudah dicek ke labor oleh salah seorang bidan desa kami. Katanya, air aman dan tidak mengandung kuman, oleh karena itu langsung diminum oleh masyarakat kami. Kalau masalah air itu bisa untuk obat kami juga tidak mengatahui secara jelas,“ kata Sumar.

Lanjut Sumar, air itu bukan warganya saja yang mengambil tapi, dari dusun tetangga juga banyak mengambil air dari batu napal tersebut.

”Tepat pada musim kemarau pula makanya banyak warga yang rela antri ambil air. Selain air untuk minum dan masak, mereka juga gunakan untuk mandi,”terangnya.(red).

Tinggalkan Balasan