Ada Saja! Pungutan Uang Semen Sekolah MAN1 Resahkan Siswa

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh – Ada saja cara untuk memperoleh uang dari orang tua Siswa yang sekolah di MAN negeri 1 Sungai Penuh, yang bikin orang tua siswa menjadi resah.

Informasi diperoleh selain pungutan uang komite yang berlebihan pada siswa siswi Madrasah Aliyah Negri 1 Kota Sungaipenuh dikeluhkan, ditambah pula uang pembelian semen untuk pembangunan Masjid Arradoh milik MAN 1 membuat orang tua para siswa / siswi mengeluh.

Pasalnya sekolah Madrasah Aliyah Negeri 1 Sungaipenuh yang selama ini dikenal dengan prestasinya sangat luar biasa baik ditingkat daerah seperti Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh, bahkan ditingkat provinsi jambi.

Namun, sisi lainnya sangat berbanding terbalik dengan prestasi yang didapatkan sekolah tersebut. Contohnya, pembangunan masjid sekolah yang dibangun ditengah kondisi Pandemi Covid – 19 mengancam.

Bahkan siswa/siswipun dihimbau belajar secara daring namun pihak sekolah Diduga tetap meminta uang pembangunan.

Seperti pada postingan salah satu akun dimedia sosial Facebook, Cuitan salah satu orang tua siswi berinisial Bs menyebutkan,  untuk diketahui uang komite yang diminta pihak sekolah kepada siswa / siswi yaitu 70.000 / bulan dan ditambah uang semen 65.000 / bulan selama 3 Bulan.

“Untuk diketahui uang komite yang diminta pihak sekolah kepada siswa / siswi yaitu 70.000 / bulan dan ditambah uang semen 65.000 / bulan selama tiga bulan” ungkapnya.

Terpisah Kepala Sekolah MAN 1 Sungaipenuh Asmar Samin saat dikonfirmasi Selasa (9/3/2021) melalui Via WhatsApp dilansir dari Lensa Info, menyebutkan bahwa ini semua kewenangan pihak komite sekolah.

“untuk menjawab ya / tidak maka ada orang yang lebih berwenang supaya lebih jelas. Karena komite kita independen dan ada ketuanya

“maaf bukannya kita tidak mau menjawab dan ketua komite meminta kalo ada yang bertanya tentang komite silakan hubungi ketua yaitu, DR. Ahmad Zuhdi, MA,” jawabnya

Sampai berita ini diturunkan ketua komite saat dihubungi melalui sambungan telepon, namun tidak diperoleh jawaban. (red)

Tinggalkan Balasan