Warga Desa Aro Bulian Kecewa, Jalan Rusak Parah Kurang Dapat Perhatian Pemkab Batanghari

0

Siasatinfo.co.id Batang Hari – Digadang-gadang era peradaban sekarang yang dianggap super maju, ternyata masih ditemukan kehidupan masyarakat dalam keadaan yang sangat memprihatinkan.

Terbukti kondisi jalan yang cukup sulit untuk dilalui masyarakat umum. Apalagi saat ini memasuki musim penghujan.

Kondisi jalan di penuhi lumpur dan berlobang dengan genangan air sepertinya siap ditaburi dengan benih ikan.

Hal ini dialami kurang lebih 300 orang warga yang berdomisili di Rt 07 dan Rt 08 Desa Aro, kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari.

Diketahui Desa Aro berbatasan langsung dengan wilayah Desa Kuap Kecamatan Pemayung.

Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan yang sehari-hari digunakan oleh warga masyarakat baik warga setempat maupun warga trans SP yang akan beraktivitas.

Sudirman warga setempat mengungkapkan sepertinya tidak ada perhatian sama sekali dari pihak pemerintah.

“kondisi ini dialami warga sudah berlangsung cukup lama, memasuki musim penghujan saat ini menjadikan kondisi jalan terlihat lebih memprihatinkan.

Sehingga sangat sulit untuk dilalui baik itu roda dua maupun roda empat,”ungkapnya.

Parahnya, anak anak yang akan menuju sekolah dan para guru pergi mengajar menjadi kesulitan untuk melewati jalan tersebut”paparnya.

Ditempat terpisah Helmi warga Desa Aro secara tegas menyampaikan, ” benar selama ini sama sekali tidak ada perhatian dari pemerintah, mereka hanya butuh terhadap masyarakat setempat disaat akan memasuki masa pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah.

“selesai kegiatan tersebut tidak ada lagi para penjabat yang mau tahu dengan kondisi kehidupan warga sini.

Sesungguhnya warga di sana hanya membutuhkan bagaimana kondisi jalan yang ada dapat dilalui dengan baik lancar dan tidak ada hambatan bagi mereka untuk melakukan aktifitas” jelas Helmi.

Akses jalan yang berlokasi di Desa talang aro apa bila dalam kondisi cukup baik dapat dilalui oleh warga masyarakat dari Trans SP.

“Untuk mempersingkat waktu menuju ke ibu kota Kabupaten Batanghari, begitu juga sebaliknya ujar”Helmi.

”kepada pemerintah agar betul betul dapat memperhatikan nasib warga yang ada disana, mengingat warga yang berdomisili bukan hanya warga desa Aro, warga Desa Kuap yang berbatasan langsung dengan Desa Aro juga turut menggunakan jalan tersebut.

Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat di sana, Lek Sunawan ketika dimintai tanggapannya terkait hal tersebut melalui sambungan telpon selulernya tidak aktif. (Delvi adrie)

Tinggalkan Balasan