Pusaran Kasus Pengeroyokan Ayu Lestari, Edminudin Ketua DPRD Disorot Beking 3 Pengeroyok

0

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Persoalan kasus pengeroyokan terjadi terhadap korban seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama lengkap Ayu Lestari (27) dilakukan oleh 3 (tiga) orang pelaku, Irna Wati (46), Danil (21), Sintya (21) di kediamannya korban di RT 07, Desa Lubuk Pauh, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Jambi.

Hingga hari ini Kamis (25/11/2021), pasca pengeroyokan dan penganiayaan oleh 3 pelaku masih terbaring lemas ditempat tidur tanpa perawatan medis. Sementara Edminudin selaku ketua DPRD Kerinci malah membantah tidak ada pengeroyokan. Harian online Siasatinfo.co.id

Dipusaran kasus ini berbuntut panjang dan heboh dibicarakan warga Netizen, lantaran para pelaku tidak ditahan dengan berdalih para pelaku kooperatif, karena ada jaminan barang dan orang.

Sontak saja kasus ini menuai sorotan negatif terhadap penegakan hukum serta keadilan bagi korban Ayu yang hingga hari ini, Kamis (25/11/2021) masih terbaring lemas ditempat tidur tanpa bisa beraktivitas dan perawatan medis, karena tidak miliki biaya.

Terkait kasus pengeroyokan dan penganiayaan ini, telah dilaporkan dan diproses di Mapolsek Kayu Aro. Indikasi para pelaku masih belum ditahan karena ditengarai ketiga pelaku pengeroyokan itu, dibekingi Oknum Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, Edminudin.

Kesan kasus ini berujung molor tak pelak karena nama Edminudin mencuat ada hubungan dekat dengan para pelaku. Orang tua pelaku Irna Wati (46) Cucu dari Ketua Dewan Kerinci.

Mirisnya, korban Ayu sejak kejadian pengeroyokan dan penganiayaan ketiga pelaku, tak satu pun pihak keluarga maupun para pelaku yang menjenguk korban. “Katanya keluarga, tapi sejak kejadian yang menimpa adik saya, tidak ada niat baik mereka para pelaku.

“Sudah lebih satu bulan adik saya terbaring lemas ditempat tidur usai keluar dari rumah sakit, mana ada mereka para pelaku perduli. Kami berharap penegakan hukum ini tidak tebang pilih,”ujar Gusri sekaligus pelapor ke Polsek Kayu Aro.

Sementara Edminudin Ketua DPRD Kerinci dihubungi Siasatinfo.co.id, via selulernya, Kamis (25/11/21) sekitar pukul 09:00 WIB, mengakui ada hubungan keluarga dekat dengan para pelaku pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban.

“Memang ada hubungan keluarga dekat dengan saya. Orang tua dari Irna Wati itu cucu kontan saya.

Secara Keluarga tentu saya membantu agar kasus ini tidak berkepanjangan dan selesai secara damai.

“Kita sudah ber upaya perdamaian tapi tidak ada titik temu. karena ini sudah di laporkan silakan di proses dan kami selaku keluarga menjamin akan kooperatif dalam proses,”ujar Edminudin.

Dikatakan Edminudin, saya hanya tau kasus ini baru tiga hari ini, saya dihubungi Kapolsek bilang ada hubungan dengan saya. “Ya saya jawab memang ada karena orang tua Irna cucu saya,”tuturnya.

Namun anehnya, Edminudin membantah dan mengelak keras bahwa kasus yang menimpa korban Ayu tidak pengeroyokan.

“Ini bukan kasus pengeroyokan tapi ini hanya pertikaian keluarga,” kata Edminudin tanpa tau persis persoalan kasus ini.

Dari keterangan Edminudin ini fakta terbalik yang ditanggung korban Ayu yang saat ini masih terbaring lemas ditempat tidur. Pertanyaannya, Kalau tidak pengeroyokan dan penganiayaan? Mana mungkin korban dirawat di RSUD MH Thalib 5 malam dan habiskan 3 tabung oksigen.

Kapolsek Kayu Aro, Iptu Iptu Jeki Noviardi, SH, MH, dihubungi Siasatinfo.co.id via WhatsApp pukul 10:48, Kamis (25/11), menjelaskan bahwa kasus ini berlanjut.

“Sedang tahap Sidik bang. Pelaku tidak dilakukan penahanan, namun perkara tetap dilanjutkan bang,”ujarnya.(Ysm/Red SST)

Tinggalkan Balasan