Polsek GNK Belum Tangkap Lose Aprianto Pelaku Penganiayaan Isteri Sedang Hamil Tua di Siulak Kerinci

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Lose Aprianto (22) Warga Koto Tengah, Pelaku penganiayaan terhadap isteri sedang hamil tua hingga babak belur terjadi di Desa Koto Kapeh, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, pada 15 hari lalu Senin (14/6/2021) sekitar pukul 19:30 wib belum ketangkap oleh Polsek Gunung Kerinci.

Peristiwa menghebohkan warga Siulak dan Kerinci umumnya hingga saat ini belum juga terungkap Polisi. Padahal kasus penganiayaan tersebut usai kejadian pada Senin malam langsung dilaporkan ke Polsek Gunung Kerinci.

Ingeska Yulia (22) Babak Belur Sedang Hamil Tua Korban penganiayaan suami saat diselamatkan Warga Sekitar. Harian Siasatinfo.co.id

Kasus tragis itu dialami oleh Korban Ingeska Yulia (21) merupakan warga Desa Koto Kapeh RT 04, yang lagi sedang hamil tua yakni, kehamilan anaknya selama 8 bulan.

Sementara, pelaku dengan nama lengkap Lose Aprianto 22 tahun langsung kabur dari lokasi kejadian menuju rumah orang tua di Desa Koto Tengah Kecamatan Siulak yang saat ini masih bebas berkeliaran tanp disentuh hukum.

Lose Aprianto 22 tahun Pelaku Penganiayaan Isteri Hamil Hingga Babak Belur Belum Tertangkap Polisi. Warga Diminta Untuk Segera Melapor Jika Mengetahui Keberadaannya. Siasatinfo.co.id

Seperti diberitakan sebelumnya oleh media ini, Korban Ingeska Yulia (21) mengalami luka – luka memar bagian muka, pelepis mata, bibir bengkak, dan kepala berdarah hebat karena sobek hingga mengucur darah segar membasahi baju daster yang dipakai korban.

Kondisi korban saat itu langsung dibawa ke Puskemas Siulak Gedang untuk dilakukan pertolongan, Kepala yang sobek dijahit perawat dengan 4 lembar jahitan. Anak yang dikandung korban sempat tidak bergerak dan bikin cemas pihak keluarga. Dan selanjutnya korban dimintai dokter puskesmas untuk segera melakukan OSG kandungan besoknya.

Kondisi saat kejadian, beruntung korban diselamatkan tetangganya sendiri dengan tubuh tergeletak di belakang rumahnya yang tak sadarkan diri dengan tubuh penuh darah.

“Kami dari pihak keluarga minta agar pelaku segera mungkin ditangkap pihak Polsek Gunung Kerinci.

“Dia pelaku ( Lose Aprianto-Red) masih enak saja berkeliaran tanpa rasa tanggungjawab terhadap isteri yang ia tinggalkan tanpa ada sepersen pun dana santunan diberikan kepada isterinya yang sedang hamil tua,”ujar pihak keluarga korban.

Lebih parah lagi, pihak keluarga pelaku malah sibuk menjemput semua barang yang ditinggalkan pelaku, termasuk satu unit motor.

“Bukannya melihat bagaimana kondisi korban yang sedang hamil dengan kondisi terluka, mereka malah sibuk minta motor yang tinggal. Aneh-aneh saja mereka itu,”ujar keluarga korban yang kesal dengan perilaku keluarga si Pelaku Lose Aprianto.

Kapolsek Gunung Kerinci, Iptu Harmen Dasiba saat dimintai keterangannya beberapa waktu lalu oleh siasatinfo.co.id, menyebutkan bahwa pelaku sedang kabur dan tetap diburu anggotanya.

“Pelaku lebih baik menyerahkan diri secara baik-baik daripada melarikan diri. Kita akan buru terus pelaku sebelum dia menyerahkan diri.

“Kepada masyarakat yang tau keberadaan pelaku untuk segera melaporkan ke pihak kita. Karena informasi masyarakat sangat kami harapkan,”ujar Kapolsek kepada siasatinfo.co.id.(Mul/Red).

Tinggalkan Balasan