Nyaris Bentrok Massa Saat Penggeledahan, Anak Terduga Lihat Oknum Polisi Selipkan BB Sabu

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id. Lampung – Beredar video viral di media sosial dan nyaris bentrok massa warga dan pihak keluarga Edi Susanto dengan anggota Polisi dari Polres Lampung Utara saat penggeledahan kasus dugaan pengedaran narkoba jenis sabu – sabu. Kejadian ini sempat viral dan sempat membuat warga resah.

Dalam rekaman video amatir, terlihat anggota dari Satres Narkoba Polres Lampung Utara bersitegang dengan warga di wilayah Talang Enim, Kelurahan Bukit Kemuning, Kecamatan Bukit Kemuning.

Peristiwa ini terjadi saat anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara, ketika hendak menangkap pria bernama Edi Susanto yang diduga sebagai pengedar sabu.

Pihak keluarga tak terima pelaku dibawa ke kantor polisi lantaran diduga barang bukti sabu yang ditemukan petugas bukan milik pelaku yang sengaja diselipkan salah satu petugas didepan rumah yang terlihat anak terduga.

Warga terus berusaha menolak polisi membawa Edi Susanto alias Ujang dari kediamannya ke kantor polisi.

Alasannya mereka menduga barang bukti sabu yang ditemukan di rumah Ujang sengaja diletakkan oleh petugas.

Penyusupan barang bukti sabu ini juga sempat diketahui oleh anak pelaku dan memancing emosi warga.

“Saya melihat polisi masuk masuk semua, terus saya melihat satu anggota menggeledah dan meletakan sabu. Kemudian pura-pura menemukan barang bukti,” ujar Beni anak Ujang.

Polisi mengaku barang bukti yang temukan anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara memang milik pelaku dan bukan barang bukti jebakan.

Namun anggota keluarga tidak terima pelaku dibawa ke kantor polisi karena kasus penggeledahan ini ada kejanggalan yang terkesan jebakan.

Atas peristiwa tersebut, Polisi tidak menahan terduga karena kurang cukup bukti unsur pidana untuk menjerat Edi Susanto yang diduga pelaku edar narkoba jenis Sabu.

Namun belum diketahui apakah pihak terduga akan laporkan dugaan rekayasa ini ke pihak Propam Polda karena telah viral dan memantik keresahan warga dan menuai sorotan publik.(Ynto/Red)

Tinggalkan Balasan