Harga Karcis Masuk dan Parkir Wisata di Danau Kerinci Lebaran Nanti Melonjak? Kata Bupati Adirozal; Jangan Ngompas Sampai Jadi Parkir Termahal Dunia..

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci,-Sindiran keras bagi warga sekeliling danau terutama, lingkungan desa yang berdekatan langsung dengan tempat wisata, seperti Desa Sanggaran Agung sekitar dan Desa Pulau Pandan, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci – Provinsi Jambi.

Hal ini jangan terjadi lagi Pungli yang dilakukan para Calo dengan menyalah gunakan harga yang tertera pada karcis sesuai aturan Perda. Namun yang dipungut pada pengunjung wisata malah jauh dari yang tertera pada tiket masuk, maupun karcis parkir mobil dan roda dua.

Obyek wisata Danau Kerinci yang indah dan mempesona.

Sindiran itu ketika kunjungan ke Desa Pulau Pandan, Kecamatan Bukit Kerman saat mengelar Safari Ramadhan beberapa waktu lalu, ketika terlontar dari ucapan Bupati Kerinci Adirozal, mengenai pariwisata.

Saat itu pula, Ia meminta agar masyarakat sama sama menjaga dan mengembangkan pariwisata yang ada di bumi Sakti Kerinci.

Kepada warga Bupati mengaku, selama ini pengunjung wisata Danau Kerinci banyak yang mengeluh.Terutama saat libur lebaran tiba.

Sebab biaya masuk dan parkir di Danau Kerinci dinilai terlalu mahal.Bahkan disebut-sebut sebagai parkir termahal di dunia.

“Jangan mengompas orang sampai menjadi parkir termahal di dunia,” ujar Bupati Adi Rozal.

Sempat nada suara bupati semakin meninggi setelah ada warga yang menanggapi ucapannya.

Warga mengatakan, bahwa biaya kontrak wisata Danau Kerinci dari Pemkab ke pihak ketiga terlalu mahal.

“Kalau mahal jangan di kontrak, banyak orang lain yang mau,” tegas bupati dengan nada keras dan wajah memerah dari sebelumnya.

Namun sayangnya, pernyataan bupati Adirozal itu, mestinya diiringi oleh dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci, soal mahalnya kontrak dari Pemda ke pihak ketiga.( *red).

Bupati juga meminta, agar warga bisa menjaga Keramahan.

Karena Keramahan itulah yang merupakan ciri masyarakat Kerinci.

“Jangan peras orang yang datang ke negeri kita,” ucapnya lagi.

Dia mengungkapkan, bahwa pariwisata di Kerinci masih belum apa-apa jika dibandingkan dengan daerah lain.

Makanya ujar Bupati, Pemkab terus melakukan pembenahan dan membangun beberapa fasilitas di lokasi wisata.

“Kita bangun beberapa fasilitas. Apa lagi kita tahun ini masuk rute Tour de Singkarak,” pungkasnya.

Untuk diketahui selama ini lokasi wisata Danau Kerinci saat libur lebaran dijaga oleh warga Pulau Pandan. Karena lokasi pariwisata dilontarkan ke pihak ketiga oleh Pemkab Kerinci.(*red).

Tinggalkan Balasan