Bandel! Usai Polisi Tertibkan, Ilegal PETI Desa Sido Harjo Tabir Beroperasi

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin – Bandelnya Pemodal Tambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Kawasan Desa Sidoharjo, Kampung 9 dan Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, usai ditertibkan Polisi aktivitas ilegal ini tetap saja beroperasi.

Meski Upaya Pencegahan oleh Polres Merangin berjejeran dipasangi Baliho di sekitaran Aktivitas Tambang Emas Ilegal seperti Himbauan larangan penambangan liar.

Baliho Himbauan Dilarang Aparat Dilarang Beraktivitas PETI Tidak Diindahkan Para Penambang Emas. Harian Media Siasatinfo.co.id

Namun sedikitpun tak pernah mereka indahkan himbauan tersebut. Seperti dikatakan sumber, jika ada orang asing masuk seperti Wartawan meliput kelokasi maka akan mereka hajar beramai – ramai.

Mendapat Informasi tersebut tak mengenal rasa takut demi memperoleh fakta real dan data lengkap Biro MEDIA SIASAT INFO langsung investigasi kelapangan ternyata benar bahwa Aktivitas Tambang Emas sudah beroperasi dan beberapa orang berjaga jaga di sekitaran lokasi untuk menghadang.

Tampak jelas aktivitas terlarang itu kini kembali beroperasi. Padahal, kegiatan PETI di wilayah tersebut sudah dilakukan penertiban oleh Polres Merangin tidak berapa lama ini.

Awal mula penertiban itu dilakukan lantaran kegiatan penambangan Emas Ilegal itu diklaim bisa merusak Jalan penghubung dengan desa tetangga maupun lingkungan.

Informasi yang didapat dari Sumber Media ini, bahwa masyarakat sekitar tak kenal takut. Terbukti saat ini sudah kembali aktif beroperasi meski lubang-lubang tambang emas yang sempat ditutup dan disegel Polres Merangin.

Bak kata pepatah mengatakan, “Patah Tumbuh Hilang Berganti, Patah Satu Tumbuh Seribu”.  Beginilah yang terjadi saat di lokasi Peti di Desa Sidoharjo Kampung9 Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin.

Dengan gagah dan berani wajah pemodal baru bermunculan kepermukaan mendekati Tim Liputan Media ini.

Dengan suara lantang, “Kami ingin hidup, kami ingin makan, jangan coba-coba usik kami. Siapapun Media yang menerbitkan pemberitaan terkait dengan aktivitas Peti di wilayah sini maka akan kami cari sampai ketemu,” tegas Yoto yang mengakui dirinya pengurus aktivitas terlarang tersebut.

Bahkan, sambil menantang Media ini seakan ingin memukul secara beramai-ramai, terdapat dilokasi puluhan orang telah dipersiapkan untuk menghadang jika ada Wartawan yang meliput kegiatan mereka.

Dengan Garang hal yang sama juga dikatakan oleh RS juga mengakui dirinya bagian dari aktivas Peti, dirinya yang mengendalikan para Warga sekitar dan para Pekerja Penambang Emas.

Sepertinya dia yang mengumpulkan orang banyak untuk berencana pengeroyokan jika ada yang mengambil dokumentasi ke lokasi Tambang.

“Para penambang saat ini resah dengan Wartawan, dikit-dikit meliput, ambil foto dan video, taunya terbit berita.

“kami tidak pernah sempurna bekerja selalu diliput selalu di unggah,” ucap mereka dengan serentak.

Dikatakan Yoto dan Rs, “Saya sarankan kepada kalian Wartawan jika berita ini terbit dan kalian unggah? maka kalian akan kami cari,” ancamnya dengan nada tinggi dan didampingi puluhan massa pekerja tambang Ilegal.

Di belakang Yoto dan Rois dan para pekerja tambang pun mulai bersuara keras. “Masuk karung saja orang ini, bunuh saja dan pukul saja,”ancam mereka sempat dikutip siasatinfo.co.id.

Bahkan ada yang membawa bilahan parang, kayu dan sebagainya. Sembari mendekati Tim liputan Media ini memaksa untuk menghapus semua dokumentasi, seperti foto maupun video hasil liputan  Media ini pada (30/1/21).

Sekitar 1 setengah jam Media ini berada dalam kepungan mereka. Dan itu hanya mengancam sedikitpun tak ada yang berani menyentuh awak media.

Menanggapi hal tersebut Tim Redaksi Media Siasat info akan berkoordinasi dengan Polda Jambi dan Polres Merangin terkait pengancaman oleh Yoto dan Rois di sekitaran lokasi Peti.

Soalnya mereka telah menghapus paksa  data foto maupun video saat Media ini memperoleh informasi.

“Kita akan membawa persoalan ini ke ranah hukum. Dua nama yaitu, Yoto dan Rois telah kita pegang sebagai provokator sekaligus pengurus aktivitas ilegal ini,”ujar Kabiro Siasatinfo.co.id Merangin. (Bayhakie/Tim Sst).

Tinggalkan Balasan