Ulah Otak Mesum, Kades Sangir Tengah Kerinci Gasak Tubuh Isteri Orang Dikantor Desa

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Ulah dari otak mesum tubuh isteri orang pun malah digasak oknum Kades di Kantor Desa tanpa takut dengan copotnya jabatan.

Kejadian heboh ini, diduga dilakoni oknum Kades Sangir Tengah, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci Jambi, pelaku berhasil menggarap tubuh korban ON (29) seorang wanita muda beranak satu secara berulang kali dengan modus meminjamkan uang Rp 300,- kepada korban ON (29).

Ironisnya, pelaku malah berhasil mencabuli dan melampiaskan nafsu birahinya ke tubuh korban ON (29) saat diruang kerja kantor Kepala Desa sedang sepi.

Tak dipungkiri pelaku DD dan korban berhubungan intim layak suami isteri tanpa berpikir bahwa pelaku adalah seorang Kades panutan masyarakat malah beraninya meniduri tubuh warganya sendiri.

Acara Dikantor Desa Sangir Tengah, Kades Dedi Dores Bersama Ibu PKK Serahkan Tropi. Harian Media Online Siasatinfo.co.id

Diketahui saat kejadian perzinahan berlangsung, korban ON sudah terikat tali perkawinan bersama suaminya bernama Feri S (31) juga warga Desa Sangir Tengah.  sekaligus sebagai warganya sendiri pun ia garap hingga perzinaan terjadi berulang – ulang kali.

Terungkap kasus ini kepermukaan berawal dari pengakuan korban ON (29) kepada suaminya sendiri Feri S (31) saat keduanya pisah rumah karena ada percekcokan kecil keluarga sekitar bulan Agustus 2021 lalu.

“Kami kebetulan ada pertengkaran kecil dalam rumah, isteri saya lalu pergi kerumah orang tuanya. Selang beberapa hari saya pun minta isteri saya pulang kembali, namun ia tolak dengan alasan ada soal pribadi yang tak mungkin ia ceritakan.

Kemudian kami sepakat mengadakan pertemuan yang bertempat di Simpang Macan Desa Kersik Tuo. Disitulah isteri saya mengungkapkan semua cerita soal tubuhnya sudah ditiduri Kades Dedi Dores secara berulang kali karena dipaksa pelaku.

“Yah, karena mendengar cerita kelakuan bejad Kades telah berhubungan badan dengan isteri saya secara paksa karena pinjaman uang 300 ribu, saya pun emosi dan mengejar Kades dengan membawa sebilh pisau. Kalau dapat dia waktu itu, mungkin sudah habis saya bikin,”tandas Feri S suami korban dengan nada tenang.

Dikatakan Feri selaku suami korban yang didampingi ON (29) kepada siasatinfo.co.id, Selasa (14/9/2021) sekitar jam 16;20 WIB, ia berharap agar kasus Kades yang telah cabuli isterinya secara paksa di ladang dekat bunga kecubung untuk segera diusut Polisi maupun pihak adat Desa Sangir Tengah.

Lebih lanjut diterangkan korban ON (29) dengan waktu bersamaan suaminya Feri kepada Siasatinfo.co.id, bahwa awal aksi bejad dilakoni Kades DD terhadap dirinya karena soal pinjaman uang sebesar Rp 300,-

“Saya kerumah Kades Dedi Dores kira – kira bulan Oktober 2020, untuk menggadaikan tanah orang tua saya 3 piring upahan. Namun, Kades tidak punya uang untuk gadai, saya minta tolong pinjam uang 309 ribu dengan angsuran kerja upahan di ladang beliau.

“Uang pinjam uang 300 ribu ke Kades langsung saya pulang, tanpa cerita panjang langsung saya terima,”ungkap korban ON (29) asal Koto Periang, Kecamatan Kayu Aro.

Lanjut dikatakan oleh korban ON kepada siasatinfo.co.id, pelaku yang menjabat Kades di Desa Sangir Tengah itu, bukan hanya di ladang saja ia digauli Kades, tapi ada juga satu kali ia dicabuli Kades di ruang kantor Kepada Desa Sangir Tengah.

“Saat itu sekitar bulan Maret 2021, seingat saya saat mau neken SPP kelompok. Karena kantor desa sedang sepi saya disuruh layani nafsunya pas dalam ruangan kades.

“hubungan badan terjadi saat itu tanpa tutup pintu, kata dia biar orang tidak curiga terhadap kami,”beber korban ON yang merasa tertekan dengan kejadian ini.

Namun disayangkan, Kades Sangir Tengah, Dedi Dores hingga berita ini dipublish siasatinfo.co.id, masih belum dapat diperoleh keterangan terkait dugaan kasus pencabulan dan perzinaan dengan isteri orang.(Boy/Ysm/Sst)

Tinggalkan Balasan