Parah.!! Terancam Anak Tidak Naik Kelas, Janda DH Rela Nginap Bareng Guru di Hotel

0
Oknum Guru ZIS Ancam Anak Janda DH Tak Naik Kelas Jika Tak Mau Diajak Nginap Dihotel. Media Siasatinfo.co.id
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Muara Bulian – Parah.!! Otak cabul oknum guru berinisial ZIS (50) oknum guru disalah satu Sekolah Dasar jangan ditiru oleh tenaga didik lainnya di lingkungan pendidikan provinsi Jambi.

Soalnya, Janda inisial DH (47) warga Kelurahan Teratai, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Jambi, terpaksa dan rela nginap bareng dengan oknum  di hotel  demi untuk kenaikan kelas anak kandung korban yang duduk di bangku kelas 3 SD.

Berhasil diperoleh keterangan oleh siasatinfo.co.id, Kamis (22/7/21) kepada wali murid berinisial DH (47) menyebutkan, bahwa dirinya mau mengikuti kemauan guru ZIS karena takut anaknya E yang baru duduk di bangku kelas 3 itu tidak naik kelas.

Diketahui, korban DH terpaksa nurut ajakan oknum guru ZIS yang bertugas menjadi tenaga pengajar di SDN 111/1 Muara Bulian. Sekolah ini dikenal dengan sebutan SD Komplek Air panas, Kecamatan Muara Bulian.

Saat ini, DH tak menampik sering kali ia diajak terlapor untuk melakukan pertemuan dengan modus membahas masalah kenaikan kelas anaknya yaitu E, hingga harus nginap satu kamar di Hotel Kota Jambi.

Diungkapkan DH, Guru ZIS wanti-wanti dirinya agar melakukan pertemuan dengan ZIS. ” jika tidak menuruti maka anaknya DH terancam tidak naik kelas.

“Beberapa kali ZIS mengajak saya ketemu dengan Alasan membahas masalah anak, demi kenaikan kelas anak saya terpaksa saya turuti” kata DH.

Beberapa pertemuan yang hingga memasuki kamar hotel di kota jambi itu, DH mengaku 2 kali di ajak ZIS masuk  hotel yang berbeda. Satu kali di hotel H dan hotel D. Kuat dugaan ZIS telah berhasil melepaskan nafsu cabul dengan DH yang memang berstatus janda.

Peristiwa tersebut telah mencuat di berbagai media online dan telah di ketahui Kepsek SDN 111/1 Komplek Air panas, yaitu Lena Yuspita,S.Pd.

Saat di komfirmasi Siasatinfo via WhatsApp, Kamis (22/07/2021) Kepsek Lena mengakui cerita ini dari pemberitaan media.

“saya tidak tahu karena beliau tidak pernah cerita masalah itu pada saya. Dan kita baru tau masalah ini lewat pemberitaan di media ” ungkap kepsek.

Hingga berita dipublish, oknum guru ZIS sebagai terlapor di Polres Batang Hari, belum dapat diperoleh keterangannya. Baik via telepon mau pun melalui WhatsApp tidak mau diangkat terlapor.(Herlas)

Tinggalkan Balasan