Panggang Wajah Bupati Adirozal, Ratusan Juta Uang Pungli Pelantikan Kades Se Kerinci Belum Diusut Aparat

0
Yon Supriadi Camat Air Hangat Barat dan Bupati Kerinci H Adirozal. Harian Online Siasatinfo.co.id
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Mencuat kepermukaan ada dugaan ratusan juta uang Pungutan Liar (Pungli) secara berjama’ah dilakukan oknum pejabat Kecamatan hingga menjalar ke pejabat di Dinas Pemdes Kabupaten Kerinci, Jambi dengan modus uang konsumsi dan lainnya.

Disinyalir, Pungli ala terstruktur dari pejabat berwenang Kasi Pemdes tempat setoran orang Kecamatan yaitu Bidang Pemdes kantor PMD Kerinci. Mereka bagi hasil dari setoran Kades sebesar Rp.2 juta di Kecamatan dibagikan 50 persen ke orang Dinas PMD berinisial ZN.

Padahal diketahui publik, Bupati H Adirozal sangat anti dengan perlakuan suap dan pungutan liar. Bahkan saat pemungutan dana Pilkades pun Adirozal berang dan mengancam akan batal Pilkades jika ada pungutan uang tanpa jalur resmi dari APBD Kerinci.

Kasi Pem dan Pelantikan Kades Se Kecamatan Air Hangat Barat yang Dihadiri Camat Yon Supriadi. Media Siasatinfo.co.idInformasi diperoleh siasatinfo.co.id, Senin (30/8/2021) 09:30 WIB, hasil permainan culas secara berjama’ah ini sudah heboh dan jadi buah bibir para netizen agar aparat hukum memeriksa dan menangkap pelaku Pungli yang terkesan pembiaran.

Tak tanggung – tangung, hasil dari menggerogoti saku celana Kades akan dilantik sebanyak 150 orang tersebut capai bandrol pantastis hingga Tiga Ratusan juta.

“Gawat, belum saja jadi pengelola uang Desa, Kades terpilih sudah di doktrin negatif untuk memicu perbuatan korupsi oleh orang dinas,”kata netizen di kolom komentar redaksi siasatinfo.co.id.

Perbuatan curang oknum pejabat lingkungan Kecamatan dan Pejabat di PMD bikin wajah H Adirozal selaku Bupati Kerinci terpanggang karena perbuatan meresahkan publik oleh seorang pemangku jabatan yang memamfaatkan momen pelantikan.

Selain heboh, kejadian ini sudah terendus 3 hari jelang pelantikan virtual oleh H Adirozal, Bupati Kerinci pada 9 Agustus 2021 lalu secara serentak

Parahnya, Aroma tak sedap Pungli (Pungutan Liar) berjamaah senilai Rp 2 juta per Kades sebanyak 150 kades dilantik itu, merupakan catatan kelam birokrasi di Pemkab Kerinci yang tak bisa dibiarkan tanpa ada efek jera hukum.

Perlakuan oknum Pejabat di Kasi Pemdes di Kecamatan disinyalir bekerja sama dengan Camat dan petinggi di Dinas PMD yang dipimpin Syahril Hayadi.

Seperti dilansir oleh siasatinfo.co.id pada Sabtu, 28/8/2021, menguak bocoran ada Pungli dana pelantikan yang menguap di lingkungan kantor Camat Air Hangat Barat di lakukan pemungutan 7 Kades dilantik oleh Kasi Pem inisial EN dengan modus uang konsumsi.

Berhasil diperoleh informasi oleh siasatinfo.co.id, Sabtu (26/8/21) sekitar pukul 09:00 WIB menyebutkan bahwa pungutan uang setiap Kades dilantik mencapai Rp. 2 juta.

“Memang kami dimintai uang untuk pelantikan oleh Oknum Petugas inisial EN di Kasi Pem Kecamatan Air Hangat Barat.

Modusnya mereka pungut uang Rp 2 juta untuk pelantikan atas perintah dari dinas Pemdes Kabupaten Kerinci.

“Kita orang baru jadi Kades tentu takut untuk menolak pungutan yang di minta setoran oleh petugas di Kecamatan. Ini memang sangat keterlaluan dan perlu Bupati tau kerjaan orang bawahan di Pemdes dan Kecamatan,” Ungkap sumber siasatinfo.co.id dengan nada kesal.

Menguap kasus dugaan Pungli berjemaah ini semakin santer ke publik usai pelantikan Kades secara serentak di Kabupaten Kerinci.

Namun pihak terkait dan punya wewenang di Panitia Pilkades Serentak Kerinci 2021 lalu sepertinya tidak mengetahui permainan culas oknum ASN yang sukanya menggerogoti Kades.

Setoran uang pelantikan Kades terpilih tergolong perbuatan tindak pidana korupsi yang perlu diusut aparat penegak hukum agar kasus seperti ini tidak terulang kembali di birokrasi lingkungan Pemkab Kerinci dibawah Pimpinan Bupati Adirozal.

Namun disayangkan, pihak terkait diduga melakukan Pungli pelantikan Kades di Kecamatan Air Hangat Barat tidak satupun selulernya yang bernada aktif yang dihubungi kru siasatinfo.co.id.(Ml/Sst)

Tinggalkan Balasan