Kepsek Dwi Astuti diduga Kuat selewengkan BOS SDN 13/1 Muara Bulian

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Batanghari –  Penyerapan dan Penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SDN 13/1 Muara Bulian, Kelurahan Rengas Condong, Kecamatan Muara bulian, Kabupaten Batanghari menuai pertanyaan para Wali Murid.

Pasalnya, penyerapan BOS dari dana APBN tahun 2020 yang diserap oleh SDN 13/1 Muara Bulian, diduga tidak memiliki Rancangan Kegiatan Anggaran Sekolah(RKAS )yang semestinya dipajang pada papan pengumuman informasi sebagai bentuk tranparansi sekolah untuk menghindarkan komplik kepentingan pribadi.

Bantuan Operasional Sekolah, dengan jumlah siswa sebanyak kurang lebih 400 orang siswa dikalikan 800 ribu per siswa dan pertahun dengan total besaran BOS SDN 13/1 Muara bulian adalah Rp 320 juta yang dibagi 4 triwulan yaitu 80 juta per triwulan.

Namun sangat di sayangkan keuangan BOS yang diserap oleh SDN yang bersangkutan diduga tidak di serahkan kepada bendahara BOS sekolah yaitu Nety.

Saat di komfirmasi pada beberapa hari sebelumnya, bendahara BOS Sekolah Nety mengatakan bahwa dirinya tidak lagi menjabat sebagai Bendahara. Ia pun merasa selamat, karena saat menjabat diri nya tidak pernah memegang keuangan BOS Sekolah.

“Saya tidak lagi menjabat sebagai bendahara bos sekolah karena keuangan BOS sekolah semua nya kepsek yang pegang. Soal di gunakan untuk apa saya juga tidak tahu” ungkap nety

Dari penuturan Bendahara BOS nety di duga Kuat Kepsek SDN 13/1 Muara bulian Dwi Astuti S.Pd selewengkan BOS tahun 2020 itu.

Saat di konfirmasi oleh para awak media dan LSM Kamis (04/02/2021) kepsek tidak bisa Menunjukkan Bukti RKAS yang semestinya di pajang di papan pengumuman informasi.

Di khawatirkan keuangan BOS SDN 13/1 muara bulian itu di depositokan dengan maksud untuk memperoleh bunga uang guna kepentingan pribadi Kepsek.

“RKAS nya ada dan bahkan sudah kita serahkan pada inspektorat RKAS kita Operator yang pegang”tutur Dwi Astuti berkilah.

Namun sang operator sekolah tidak dapat menunjukan bukti RKAS dan mengatakan

“RKAS BOS Hanya inspektorat yang boleh tau” tutup operator. (Herlas)

Tinggalkan Balasan