9 Anggota Ormas Pengeroyok Polisi Ditangkap, 1 Pelaku Positif Narkoba

0
Anggota Polisi Dikeroyok 9 Anggota Ormas yang Mabuk dan Satu Positif Narkoba. Foto (Ilustrasi Pengeroyokan)
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Sumedang – Naas bagi korban pengeroyokan dari 9 anggota Ormas (Organisasi Masyarakat) pelaku pengeroyokan terhadap Bripka Yuyus Subhan, personel Polres Sumedang, Jawa Barat.

Peristiwa pengeroyokan itu mengakibatkan sekujur tubuh Bripka Yuyus Subhan mengalami luka lebam dan dibawa ke rumah sakit.

Usai kejadian 9 orang Ormas tersebut ditangkap personel Unit Buser dan Jatanras Satreskrim Polres Sumedang karena mengeroyok polisi yang bertugas di Polsek Tanjung kerta.

Satu dari sembilan tersangka, berinisial TS alias Kupret, positif mengonsumsi narkoba dari hasil tes urine terbukti positif narkoba, zat psikotropika jenis Benzo.

Diketahui Penyidik Kepolisian, Satu dari sembilan tersangka, berinisial TS alias Kupret, positif mengonsumsi narkoba.

Kejadian naas itu berawal ketika Bripka Yuyus melihat adanya keributan di pangkalan ojek di Dusun Sindangjaya, Desa Jatihurip, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Rabu (19/5/2021) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Menurut keterangan Kapolres Sumedang,  AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, peristiwa terjadi ketika Bripka Yuyus melintas di sebuah pangkalan ojek.

Saat itu, Bripka Yuyus yang melihat adanya keributan di pangkalan ojek berhenti dan turun berniat untuk melerai.

Eko menuturkan, ketika dihampiri, keributan yang terjadi melibatkan sejumlah anggota ormas dengan salah seorang pemilik warung di lokasi kejadian.

Di tempat kejadian, kata Eko, ada beberapa pemuda yang dalam keadaan mabuk sedang bertengkar dengan pemilik warung.

Selain itu, salah seorang pemuda lainnya terlihat sedang ribut dengan petugas ronda.

“Saat anggota kami mencoba melerai dan meminta mereka semua pulang, mereka malah berbalik menyerang anggota kami,” ujar Eko kepada awak media, Minggu (23/5/2021).

Eko menuturkan, situasi makin memanas saat sejumlah anggota ormas lainnya datang menggunakan sepeda motor.

“Mereka yang baru datang ini juga dalam keadaan mabuk dan kemudian memukuli anggota kami,” ungkap Eko.

Eko menyebutkan, setelah melakukan aksi pengeroyokan, mereka baru mengetahui bahwa orang yang dikeroyok tersebut merupakan anggota Polres Sumedang.

“Setelah tahu bahwa yang telah dipukulinya adalah anggota polisi, seluruh anggota ormas tersebut membubarkan diri,” sebut Eko.

“Sembilan anggota ormas termasuk satu orang yang diketahui positif menggunakan narkotika itu sudah kami tangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka,” sebut Eko.

Eko menambahkan, kehadiran ormas seharusnya dapat membantu berbagai permasalahan yang ada di tengah masyarakat. Bukan malah membuat resah warga.

“Kami tidak akan tinggal diam, dan akan menindak tegas siapa saja yang terbukti membuat resah hingga melawan hukum,” kata Eko. (Nnang/Red)

Tinggalkan Balasan