Terkait Coblos Palsu di Dua TPS Lubuk Tabun Kerinci, Para Caleg Usulkan PSU!

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, berita Kerinci – Jambi,- Kisruh Pemilu 2019 dengan kasus dugaan “Pencoblosan Palsu” di dua TPS lokasi Desa Lubuk Tabun, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi itu, bikin geram para Calon DPRD tingkat I dan II.

Soalnya, Sejumlah warga setempat yang terdaftar dalam DPT tidak melakukan hak pilih suara di TPS. Tapi kenyataan pada hitungan suara sah dan tidak sah malah nama mereka terseret ikut memilih.

Menurut Asmirion Supriadi ( Mantan Kades ) Lubuk Tabun kepada siasatinfo.co.id, pemilih TPS I dan TPS II banyak yang tidak sesuai dengan surat panggilan.

“Nama dipanggil panitia sesuai dengan yang tertera pada DPT, tapi orang yang mencoblos lain pula orangnya.

Kecurangan ini sangat kentara sekali. Sudah jelas pemilih palsu malah ikut memilih di Desa kami. Saya sempat pukul meja agar menghentikan pemilihan karena terlalu banyak pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap,” ungkap Asmirion keberatan terhadap kecurangan pencoblosan di Desa Lubuk Tabun.

Ditambahkan Sekdes Don Desa Lubuk Tabun kisruh pemilihan sangat luar biasa dari Desa lain. “Mereka kerjasama dengan para KPPS untuk melakukan kecurangan.”

“Saya minta agar para Caleg untuk segera mungkin mengusulkan Pemilihan Suara Ulang ditempat kami. Agar kita semua tau berapa sebenarnya pemilih yang terdaftar dalam DPT yang hadir ikut memilih di TPS,” Ujar Sekdes Don kepada siasatinfo.co.id.

Berhasil dikutip siasatinfo.co.id pada Plano C1, Pada TPS I, Suara sah dan tidak sah total 205, dengan rincian; Suara sah 196 dan suara tidak sah hanya 9 suara.

Untuk TPS II, suara sah dan tidak sah 222 dengan rincian, suara sah 216 dan suara tidak sah 6 suara.

Sedangkan menurut informasi dari beberapa Caleg, dari 519 suara yang terdaftar dalam DPT yang hadir untuk memilih berjumlah sekitar 174 orang saja.

“Yang hadir memilih paling banyak 174 orang warga yang terdaftar dalam DPT. Sisanya 345 orang yang tidak datang memilih. Sementara, kertas suara habis di coblos siapa,” ujar beberapa Caleg kepada siasatinfo.co.id.

“Kami minta agar PSU harus dilakukan di dua TPS Desa Lubuk Tabun. Semua warga warga yang tidak hadir memilih pada Rabu 17/04 – 2019 lalu, sudah meneken pernyataan tidak hadir pada pemilihan. Pencoblos curang dan Palsu ini harus segera di usut,” ujar beberapa Caleg Geram.( Jm/red ).

 

 

Tinggalkan Balasan