Puluhan Warga Desa Ladeh Depati Tujuh, Gelar Aksi Unjuk Rasa di Mapolres Kerinci, Soal Laporan Belum Ditindaklanjuti Penyidik

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id Berita Kerinci – Warga Masyarakat dan Pemuda Desa Ladeh Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci Jambi, Rabu (26/02/2020) pukul 10:00 wib, menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Kerinci, terkait soal laporan dugaan Mark Up Dana Desa yang telah dilaporkan 2 tahun silam.

Warga Desa Ladeh Kecamatan Depati 7 Gelar Aksi Demo di Mapolres Kerinci Soal Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Oleh Kades, Rabu (26/02/20). Media Online Harian Siasat Info

Informasi diperoleh siasatinfo.co.id aksi unjuk rasa ini meminta agar ada tindak lanjut laporan mereka, meminta Kapolres bersama Inspektorat untuk turun langsung kelapangan guna mengecek fisik pekerjaan di Desa mereka.

“Tiga kali laporan sudah kami ajukan ke Polres Kerinci Pada tanggal 23 April 2018 , 02 Mei 2019 dan 12 Desember 2019.

“Kami mendatangi Polres Kerinci untuk mempertanyakan surat pengaduan tetapi masih belum ada tindak lanjut,” ujar Apri Wahyudi Koordinator Aksi pada penyampaian aspirasi depan Polres Kerinci.

Dalam aksinyaa mereka juga mendesak pihak Inspektorat bersama Kapolres turun lapangan cek fisik bukti kerja Kades.

Masyarakat Mempertanyakan pengaduan terkait dugaan mark up berindikasi korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa Ladeh.

“Kami minta segera mungkin Aparat Penegak Hukum untuk mengusut tuntas dugaan kasus mark up dan korupsi Dana Desa Ladeh tahun 2017, 2018 dan 2019,”ujar peserta aksi.

Tidak hanya itu Masyarakat juga Meminta klarifikasi tentang hasil laporan audit Dana Desa Ladeh tahun 2017, 2018 dan 2019 kepada Inspektorat Kabupaten Kerinci.

Tuntutan mereka untuk menindak lanjuti pengaduan mereka laporkan kepada pihak jajaran penegak Hukum, Baik yang setingkat Polda ,Polres , Kejaksaan dan Inspektorat Kabupaten Kerinci.

Sementara itu, Masyarakat juga meminta kepada Kapolres Kerinci agar tidak mendengar kata sepihak dari Inspektorat,
Karena kuat dugaan Inspektorat dinilai bermain Kongkalikong dengan Kades yang telah menyunat dana Desa se Kabupaten Kerinci.(Jm/red).

Tinggalkan Balasan