Kamiyah Warga Rantau Panjang Merangin, Terkapar Sejak Umur 3 Tahun Mengidap Kanker Tanpa Tersentuh Obat Dokter

0
Miris, Kamiyah (19) Korban Penyakit Kanker sudah 16 tahun Terkapar Sakit tanpa Diobati, Uluran Tangan Dermawan Sangat di Harapkan. Media Online Harian Siasat Info
Spread the love

Siasatinfo.co.id Berita Merangin – Tragis, Wanita bernama Kamiyah sudah berumur 19 tahun, Warga Pulau Bedah RT 10, Kelurahan Dusun Baru, Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, masih terkapar lemas menanggung hantaman sakit dari serangan Kanker.

Berhasil diperoleh informasi oleh media harian Online Siasatinfo.co.id, Rabu (26/02/2020) dari salah satu Camat Merangin, Kamiyah (19) sudah masuk 16 tahun yakni, sejak umur 3 tahun sudah diserang Kanker.

“Korban Kamiyah (19) mengidap penyakit Kanker sejak umur 3 tahun. Hingga kini belum tersentuh pengobatan secara Medis karena tidak punya biaya,”ungkap salah satu Camat yang namanya tidak mau ditulis siasatinfo.co.id.

Miris lagi, selain korban Kamiyah (19) mengalami penyakit kanker yang tidak berkesudahan, tanpa uluran tangan para Dermawan, korban masih bocah 3 tahun hingga kini tidak dapat hidup ceria seperti anak – anak sebayanya.

Pantauan siasatinfo.co.id, Korban Kanker Kamiyah dengan kondisi sakit parah, lagi ketiban sial karena rumah mereka dapat musibah kebakaran.

Samsiah (43) Ibu Kandung Kamiyah (19) Korban Musibah Kebakaran Mengalami Luka Bakar Turut Tidak Tersentuh Obat Dokter karena tidak Punya Biaya.Online siasatinfo.co.id

Musibah kebakaran itu mengakibatkan Orang Tua Kamiyah, yaitu Samsiah (43) mengalami luka bakar serius bagian muka dan tubuhnya.

Naas, Sudah Jatuh Ketiban Tangga pula,   hingga sekarang ibu dan anak ini belum melakukan pengobatan. Anehnya, warga setempat bersama Pemkab Merangin malah semakin tutup mata saja.

“Uluran tangan para Dermawan untuk membantu keluarga kecil ini sangat dibutuhkan.

“Saya berharap sekali kita semua bisa membantu korban pengidap penyakit kanker seperti Kamiyah (19) dan Ibunya Samsiah (43) mendapat bantuan dan uluran tangan para penyumbang dana agar mereka dapat dibawa kerumah sakit,”ujar Udin Budor dengan hati pilu kepada Awak Media Siasatinfo.co.id Rabu (26/02/20). (Unang Siska).

Tinggalkan Balasan