News! Ratusan Massa Kepung Karoeke Valensia Family di Sungai Pegeh

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id Berita Kerinci,-Ratusan Massa yang tergabung dua Desa Sungai Pegeh, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, kepung tempat Karoeke Valensia Family, Minggu (14/07/19) sejak pukul 21:00 WIB.

Tempat karoeke ini diduga warga sering dijadikan tempat yang tak senonoh. “Sering kali wanita pulang sampai jam satu malam dari sini,”kata salah satu warga.

foto ruang karoeke masih berantakan belum diungsikan pemilik karoeke. siasatinfo.co.id

Pantauan siasatinfo.co.id dilokasi tempat hiburan malam Karoeke Valensia Family tepatnya dipinggir Jalan Raya diantara Desa Sungai Lebuh dan Sungai Pegeh itu, sudah hampir satu tahun beroperasi.

Dinding triplek sebagai dinding room karoeke mengalami kerusakan karena dipukul massa hingga berlobang dan pecah – pecah.

Semua soun sistem peralatan karoeke berupa TV, mesin karoeke, meja, dan kursi, semua diungsikan kerumah warga depan karoeke.

Elni pemilik rumah yang telah dikontrakkan kepemilik karoeke untuk satu tahun itu sebesar Rp 15 juta. “Belum genap satu tahun mereka kontrak, taunya massa mintak ditutup,” imbuh Elni kecewa.

Masa pemuda berasal dari Desa Sungai Pegeh itu, sudah seminggu lalu minta agar tempat hiburan Karoeke tersebut ditutup beroperasi.

Namun hingga tadi sekitar pukul 21:00 WIB masih saja eksis. “Kami tidak suka ada karoeke berada dikampung ini.Ada atau tidak izin Kepala Desa, tetap kami minta ditutup,” ujar beberapa massa yang saat ini dengan nada emosi.

Menurut Surnaili Kades Sungai Pegeh kepada siasatinfo.co.id, pernyataan pemilik karoeke bersama Pemuda seminggu lalu belum tuntas malah masih operasi juga.

“Memang ada perjanjian pemilik karoeke dengan pemuda sini yang belum selesai. Tapi malah mereka beraninya beroperasi tanpa adanya penyelesaian,”Ujar Surnaili buru – buru masuk kerumunan massa.

Sementara itu, soal perjanjian apa antara pemilik karoeke dengan pemuda setempat, hingga berita ini di publis tidak diterangkan oleh Kades Surnaili.(Red).

 

Tinggalkan Balasan