Bocah Ingusan Dianiaya Ibu Kandung, Calon Ayah Tiri Malah Ikutan Pukuli Perut Korban, Aneh!

0
Beruntung Kedua Pelaku Terjaring Razia Polantas, Polisi Mengenali Waja Pelaku Karena Viral di Medsos.
Spread the love

Siasatinfo.co.id Berita Hukrim, Kalteng – Ironis, Anak kandung sendiri dianiaya seorang ibu muda hingga babak belur, dilengan tangan korban nyaris patah, perut gadis usia 5 tahun diinjak, sepanjang tubuh alami luka dan memar, korban pun ditinggal pergi.

Press Rilis Pers oleh Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin.

Wajahnya babak belur akibat ulah kejam sang ibu dan lelaki calon ayah tirinya Yanto.

Tak puas sudah menganiaya anaknya (L), sang ibu malah minggat bersama sang kekasih, dan meninggalkan putrinya di emperan rumah orang.

Setelah menganiaya korban, sang ibu pergi melarikan diri dengan kekasihnya Yanto alias Yan menggunakan sepeda motor serta meninggalkan korban seorang diri dengan penuh luka.

Kondisi Gadis 5 Tahun setelah dianiaya ibu kandung dan calon ayah tiri korban.

Peristiwa nahas yang dialami gadis kecil berusia 5 tahun yang tinggal di wilayah Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Bocah malang itu ditemukan seorang penjual gorengan berjalan sendirian di warung dipinggiran Jalan Kopi Selatan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, dalam keadaan tubuh luka lebam.

Saat ditemukan warga pada Minggu (23/8/2020) pagi, korban tampak seperti orang bingung yang mengaku ditinggalkan oleh ibunya bernama Yati.

Sang bocah itu pun menceritakan apa yang dialaminya hingga wajahnya babak belur.

Di media sosial Instagram beredar video ketika L menceritakan kekejaman ibu kandung dan calon ayah tirinya itu kepada warga setempat.

“Dimana rumah kamu?,” tanya salah seorang warga.

“Di Baamang (kecamatan Bamang, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah),” jawab sang bocah polos.

“Yang mukul siapa?,” tanya warga lagi.

“Yanto (Yan, red) sama mama,” jawab sang bocah.

Selain dipukul, bocah kecil itu juga mengaku diinjak perutnya oleh sang ibu dan lelaki calon ayah tirinya.

“Wajah saya dipukul oleh Yan, belakang saya ditendang. Kalau tangan mama Yat yang mau patahin,” bongkar sang bocah.

“Parut ulun (perut saya) masih sakit, tadi diinjak oleh mama (ibu),” kata sang bocah.

Warga dan polisi setempat akhirnya melarikan L ke RSUD dr Murjani di Kota Sampit, Kabupaten Kotim.

Ibu kandung korban yakni Yati bersama pacarnya Yanto berhasil diamankan polisi saat hendak melarikan diri setelah menganiaya gadis kecil berusia 5 tahun tersebut.

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, Senin (24/8/2020), mengatakan, ibu korban dan kekasihnya diamankan anggota Satlantas Polresta Palangkararaya saat akan ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

“Naik sepeda motor, berdua terjaring petugas Polantas Polresta Palangkaraya di Pos Bundaran Besar Kota Palangkaraya,” ungkap Kapolres dilansir Banjarmasin Post.co.id.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Palangkaraya, AKP Anang Hardiyanto, melalui Kanit Turjawali, Ipda I Made Adnyana, saat dikonfirmasi memembenarkan ibu kandung korban dan sang pacar diamankan anggotanya saat patroli.

Made menjelaskan, awalnya pasangan Yat dan Yan mengendarai sepeda motor Jenis Suzuki Satria F. Kemudian dihentikan dua anggotanya, Bripka Julpan Rifani dan Brigadir Zainur Rofik, saat melintas di depan Kampus Muhammadiyah.

Sebabnya, sepeda motor tidak dilengkapi spion dan menggunakan knalpot blong. Karena itulah, anggota menindak berupa tilang.

“Saat dilakukan penilangan di Pos Bundaran Besar Palangkaraya, seorang anggota Satlantas Briptu, Anton, mengenali keduanya yang viral di media,” ujar Made.

Dari keterangan awal pasangan Yat dan Yan itu, berencana pergi ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami berkoordinasi dengan Polres Kotawaringin Timur untuk menyerahkan kedua orang tersebut,” ujarnya.(Red).

Tinggalkan Balasan