Auman Tak Lagi Bunyi ? Kembali LSM Dukung Kajari Kerinci Tuntaskan Kasus Bencal Rp. 15 M Serta Dugaan Fee Proyek Bencal 2019 Rp. 156 M

0
Darifus kepala bpbd kerinci saat ini.
Spread the love

Awalnya, Bagai petir disiang bolong bahwa Kejari Kerinci akan menetapkan tersangka kasus 15 Milyar pada pelaksanaan fisik proyek bencal di BPBD Kabupaten Kerinci, akhir 2018. Bak Auman Harimau lapar mau memangsa musuh. Tapi kenapa auman itu tak terdengar alias tak bunyi lagi?

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Karena tak ada bunyian lagi dari Kejaksaan Negeri Kerinci, Sejumlah LSM yang tergabung dalam Aliansi LSM Kerinci Sungai Penuh Bersatu yakni, LSMLPERAKS, LSM  Nuansa, LSM Kobar, LSM DKRJ, mendukung dan mengapresiasi kepada Kajari Kerinci untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi Proyek Bencana Alam (bencal) Kabupaten Kerinci senilai Rp. 15 M, yang kini masih di proses di Kejaksaan Negeri Kerinci.  Dan dugaan Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terjerat dugaan kasus fee Proyek Bencal 2019 senilai Rp. Rp. 156 M.

“Kita apresiasi dan dukung Kajari Kerinci untuk usut tuntas dugaan kasus korupsi bencal Kerinci 2017 dan 2019 ini,” ungkap Syafri LSM Nuansa dilansir siasatinfo.co.id pada laman kerincitime.co.id.

Seperti diberitakan sebelumya bahwa dari infrormasi yang dihimpun kerincitime.co.id bahwa pengusulan dana Bencana Alam untuk Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2019, yang sibuk di bicarakan oleh Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebesar Rp 156 Milyar hingga kini belum ada realisasi dan titik terangnya dari BPBN Pusat di Jakarta.

Ternyata pengusulan proyek bencal Kabupaten Kerinci tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Terlalu gampang mengeluarkan kata – kata, usulan ini akan segera dikabulkan pusat, padahal urusannya saja masih tahap pengusulan, ya, kalau dikabukan, kalau tidak nanti bagaimana? tak semudah membalikkan telapak tangan lah” ungkap sumber kerincitime.co.id yang meminta namanya tidak disebutkan. (red)

Tinggalkan Balasan