5 Tahun Derita Kanker Mulut, Ibu Sinjan Ditandu 3 KM oleh Personil TNI di Perbatasan RI – Malaysia

0
Ini Bukti Kedekatan TNI dengan Rakyat, Penderita Kanker Mulut Ditandu Personil TNI ke Puskesmas Sepanjang 3 Kilometer. Harian Online Media Siasat Info
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Sanggau – Seorang wanita kerap dipanggil Ibu Sinjan mengalami sakit tumor mulut berhasil dievakuasi oleh dengan tandu ke Puskesmas Entikong Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat oleh personil TNI.

Kejadian ini merupakan suatu bukti bahwa TNI dekat dan selalu hadir untuk rakyat. Hal ini juga diperlihatkan anggota TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Malaysia Batalyon Infanteri Mekanis 643/Wanara Sakti dari Pos Panga.

Langkah evakuasi Ibu Sinjan warga asal  Dusun Panga, Desa Semanget, Kecamatan Entikong lantaran sangat membutuhkan pertolongan karena sakit tumor mulut.

Menurut Komandan Satgas Pamtas Indonesia – Malaysia Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti, Letkol Inf Hendro Wicaksono menjelaskan, Ibu Sinjan dievakuasi pada Selasa (25/5) menggunakan tandu oleh anggota Satgas Pos Panga.

Danpos Panga Letda Inf Yopy Prasetyo mendapatkan laporan dari masyarakat ada warga Dusun Panga yang sakit dan butuh pertolongan.

Kemudian, Yopy langsung memerintahkan dua orang anggota di bidang kesehatan Pos Panga mendatangi dan memeriksa keadaan warga tersebut.

Setelah diperiksa dan diobati oleh personel kesehatan Pos Panga, Sinjan di diagnosa awal menderita infeksi mulut yang sudah lama atau sekitar lima tahunan. Tumor mulut itu  membuat Sinjan lumpuh sehingga harus dirujuk ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Mengetahui hal itu, lanjut Hendro, anggota Pamtas langsung memberikan tindakan berupa pemeriksaan dan melakukan pengobatan kepada ibu tersebut. Anggota Satgas Patmas langsung melakukan evakuasi terhadap Sinjan ke Puskesmas Entikong, Selasa (25/5).

“Akses jalan yang sulit, membuat proses evakuasi memerlukan waktu. Hal itu karena mulai dari rumah Ibu Sinjan harus dievakuasi menggunakan tandu darurat untuk dibawa ke pinggir jalan besar yang berjarak sekitar 3 kilometer dengan berjalan kaki,” ungkap Letkol Inf Hendro Wicaksono.

Sesampainya di pinggir jalan besar, Ibu Sinjan dievakuasi menggunakan mobil ambulans milik Satgas Pamtas menuju Puskesmas Entikong dengan didampingi personel kesehatan dari Pos Kotis dan beberapa keluarganya.

Atas inisiatif tersebut, dirinya mengapresiasi apa yang dilakukan prajuritnya di Pos Panga, yang ketika melaksanakan kegiatan di wilayahnya mendapat informasi warga dalam kondisi sakit dan mampu menanganinya secara cepat.

Hal ini adalah sebagai bentuk wujud dari pelaksanaan 8 Wajib TNI secara nyata di masyarakat yaitu, menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

“Kami berharap seluruh anggota dapat melanjutkan serta maksimalkan apa yang bisa dilakukan kepada masyarakat.

Sehingga apa yang dilakukan dengan cepat ini dapat berdampak positif bagi seluruh masyarakat di sekitar lingkungan Pos Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns,” katanya. (Sst/Red)

Sumber : Jpnn.com

Tinggalkan Balasan