Warga Simpang Datuk, Merindukan Jembatan Beton Akses Utama antar Kecamatan

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id Tanjab Timur – Keberadaan Jembatan Kayu di RT. 01, Dusun Bina Karya Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Saat ini butuh perhatian Pihak terkait, jembatan kayu itu juga Akses Utama antar Kecamatan dan Desa, sebagai sarana tranportasi darat untuk masyarakat.

Menurut Udin Warga yang tinggal di RT. 01 Dusun Bina Karya, kepada siasatinfo.co.id menerangkan, Jembatan Kayu itu sudah lama dengan seperti kondisi saat ini.

Jembatan Darurat Simpang Datuk, Butuh Perhatian Pemda Tanjab Timur. Foto Siasat Info

“jembatan ini merupakan akses utama untuk masyarakat setempat maupun dari masyarakat Desa lain,” tetang Udin yang sudah lama tinggal disebelah Jembatan Kayu itu.

Ditambahkannya Udin, sehari-hari masyarakat melintasi jembatan ini menuju kekantor Desa Simpang Datuk.

“sarana Pendidikan anak-anak berangkat ke sekolah dan ke Kesehatan Pustu. Selain itu,  jembatan ini penghubung antar Kecamatan Nipah Panjang dengan Kecamatan Sadu, Desa Simpang Datuk dengan Desa Sungai Jambat”. Terang Udin di tempat kediamannya.

Kepala Desa Simpang Datuk Ambo Gauk saat dikonfirmasi siasatinfo.co.id  tentang kondisi Jembatan Kayu itu mengatakan, Jembatan Kayu itu adalah Akses Utama sarana transportasi masyarakat sekitar, dan juga sebagai akses penghubung antar kecamatan dan Desa, Rabu (29/01/2020).

“Jembatan Kayu itu, menuju ke kantor Desa Simpang Datuk, sarana Pendidikan dan Kesehatan, dan juga akses transportasi antar Kecamatan Nipah Panjang dengan Kecamatan Sadu. Serta Simpang Datuk dengan Desa Sungai Jambat,” Ujar Kades Ambo.

Dikatakannya pula,  Kepala Desa Simpang Datuk, jembatan Kayu itu sudah pernah diusulkan secara umum, melalui Musrenbang.

“Tapi tetap saja pembenahan jembatan ini tidak kunjung diperbaiki Pemerintah Daerah.

“Di khawatirkan akan mengancam keselamatan pengguna jembatan yang melintas. Apalagi Jembatan Kayu ini merupakan akses vital bagi warga setempat maupun warga Desa lain, karena kondisi jembatan ini, sangat memprihatinkan.

“Saya berharap, Jembatan Kayu itu di bangun dengan Jembatan Beton. Karena jembatan tersebut akses transportasi antar Kecamatan dan Desa,”Tutup Kepala Desa Simpang Datuk penuh harap.

Penulis : Firdaus Faradise

Tinggalkan Balasan