Tiang PLN di Mendahara ilir,Tidak layak Pakai

0
Spread the love

Siasatinfo Tanjabtim – Kelurahan Mendahara Ilir Kecamatan Mendahara  Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi Mengeluhkan kondisi Tiang Listrik yang terbuat dari kayu yang sudah lapuk atau keropos tidak layak pakai lagi dan sangat membahayakan bagi warga setempat.

Apalagi ditambah dengan cuaca hujan  beserta angin kencang yang saat ini sering berubah, dan dikwatirkan Tiang listrik tersebut akan mudah tumbang.

Rudi Salam warga Jalan Timu-timur RT. 28 RW. 004 Kelurahan Mendahara Ilir mengatakan kepada Awak Media tentang adanya kondisi Tiang Listrik saat ini sangat dikeluhkan warganya, untuk mencegah terjadinya hal yang tidak di inginkan  pada Tiang Listrik tersebut, Rudi Salam berharap adanya pergantian Tiang listrik dengan Standar PLN.

“ iya, kami warga Jalan Timur-timur RT. 28 RW. 004 sangat mengharapkan Tiang Listrik yang dari kayu ini diganti dengan yang Standar PLN serta Tiang listrik yang tidak aktif yang masih berdiri dengan kondisi lapuk dan keropos agar dicabut secepatnya, Kalau tidak ini sangat berbahaya sekali ” ujar Rudi Salam saat dikonfirmasi. selasa. (19/03).

Selanjutnya Ketua RT. 06 Jalan Ampera Kelurahan Mendahara Ilir Yakup mengatakan kepada Awak Media tentang adanya kondisi Tiang Listrik saat ini sangat dikeluhkan warganya, untuk mencegah terjadinya hal yang tidak inginkan  pada Tiang Listrik tersebut, Yakup Ketua RT. 06 berharap adanya pergantian Tiang listrik dengan Standar PLN. saat dikonfirmasi.

Sementara itu, keadaan serupa juga dialami oleh warga Jalan Batanghari RT. 01 Kelurahan Mendahara Ilir, Baharuddin Dang mengatakan tentang adanya kondisi Tiang listrik PLN yang terbuat dari kayu sangat mengeluhkan warga setempat.

Dikarenakan Tiang listrik PLN yang masih aktif, untuk saat ini dengan kondisi tidak layak pakai (lapuk) dan akan bisa menimpa bangunan rumah warga maupun warga setempat. Apa lagi dengan adanya perubahan cuaca pada saat ini yang tidak menentu, kadang hujan yang disertai dengan angin kencang dan juga serta lenturnya kabel SUTR (Saluran Udara Tegangan Rendah) yang menyentuh rumah warga.

” Tiang listrik PLN yang terbuat dari kayu ini yang masih aktif maupun yang tidak aktif harus cepat diganti kalau tidak, ini bisa membahayakan warga kami ” Pungkas Baharuddin Dang. (Faradise)

Tinggalkan Balasan