Sudah 1 Minggu Rumah Warga Sungaining, Sungaipenuh Diserang Beruang, Minyak Sayur Sasarannya

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id Berita Kota Sungaipenuh,-Setidaknya sudah dua rumah warga Desa Sungai Ning, Dusun Jembatan Dua, RT 06, jadi korban penyerangan seekor Beruang liar, diduga berasal dari kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS).

Berhasil diperoleh beberapa keterangan dilokasi terjadinya penyerangan seekor Beruang oleh siasatinfo.co.id, Selasa 27/08/19, pukul 20:30 wib, dua rumah warga mengalami kerugian berupa makanan serta minyak sayur yang diembat Beruang.

Warga Sungai Ning tetap siaga untuk pengamanan penyerangan beruang malam ini. Siasat Info.

“Sudah 1 minggu ini kami diserang beruang. Dia masuk kedalam dapur pada pukul 11:00 sampai 12:00 wib, untuk mengambil makan serta minyak sayur untuk masak.

“Kami jadi takut pulang kerumah karena seekor beruang warna hitam sangat besar dan tingginya lebih dari satu meter,” ujar korban Ade Candra (36), warga setempat.

Pemilik rumah yang diserang Beruang yakni, Ade candra umur 36 tahun dan fatmayohana umur 50 tahun. Jarak kedua rumah warga ini sekitar 200 meter.

Anehnya, Beruang warna hitam tinggi 1 meter itu, siap mengobrak – abrik dapur malah makan kripik gorengan ubi kayu, dan minyak satu kawah diminum habis.

Setelah berhasil minum minyak gorengan warga, derigen ukuran 5 kg dibawa kabur sambil minum keatas bukit.

Sementara itu, pihak dari TNKS pak Darlianto sudah berupaya memberikan solusi dengan membawa kerangkeng untuk penangkapan seekor Beruang tersebut.

Hingga malam ini warga setempat masih melakukan ronda karena masih diserang beruang dari jam 11 malam sampai subuh.

“Kalau tidak ada tindakan, masyarakat akan mengambil tindakan sendiri dg cara memberi racun pada minyak goreng karna beruang suka minum minyak.

Tapi kami maunya masyarakat, binatang beruang ini diselamatkan kami pun aman,” tandas beberapa warga saat ini.

Sementara itu, pihak dari TNKS pak Darlianto sudah berupaya memberikan solusi dengan membawa kerangkeng untuk penangkapan seekor Beruang tersebut.

Hingga malam ini warga setempat masih melakukan ronda karena masih diserang beruang dari jam 11 malam sampai waktu subuh.(Mry/Red).

 

Tinggalkan Balasan