Pencurian Kerbau Marak di Muaro Jernih Merangin

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin – Kembali marak pencurian hewan peliharaan jenis kerbau secara sadis di Kecamatan Tabir Ulu Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, bahwa seekor kerbau milik (SG) warga dusun Tebing Tinggi Desa Muara Jernih dibunuh dan dikuliti orang tak dikenal / OTK dengan cara yang sangat tragis.

Informasi diperoleh, bangkai kerbau bermula ditemukan warga pada Minggu (16/8/21) oleh warga Muara Jernih Tabir Ulu, sekitar pukul 17:00 WIB, berada dalam Kebun Kelapa Sawit Warga Muara Jernih yang berinisial (Rs) berbatasan dengan Pagar Kebun Milik (Zn) keduanya warga sama.

“Selanjutnya pada Senin (16/8/21) pukul 08:00 wib untuk memastikan adanya kejadian yang sempat hebohkan warga sekitar.

Dilokasi Kejadian Zn menuturkan kejadian ini diperkirakan lebih kurang 3 hari, namun diketahui baru kemarin tutur (Zn) pada bangkai kerbau terdapat sebagian tubuh kerbau sudah dikuliti dan daging-daging di bawa lari, di bagian leher dan pantatnya juga sudah tak ada lagi.

Kemudian daging empuk pada ke empat kakinya juga telah dibawa pergi pencuri, mirisnya..! dari kejadian tersebut Induk kerbau meninggalkan seekor anak yang berusia lebih kurang sekitar 30 hari.

Menanggapi perihal tersebut ucapan senada juga disampaikan oleh warga Muara Jernih lainya. ” Ya, baru-baru ini kejadian serupa pernah terjadi, sekitar pukul 3 hendak makan sahur pada bulan Suci Ramadhan ini dimana warga Dusun Tuo Keramat Rt 4 Desa Muara Jernih sempat dibuat heboh terjungkalnya satu unit mobil bermuatan Seekor kerbau yang tak beridentitas dari arah Kecamatan Tabir Barat melaju kencang di tikungan sebelum tanjakan Jembatan Muara Jernih Kecamatan Tabir Ulu.

Saksi mata menyebutkan, terlihat mobil melaju kencang ditikungan patah tak sempat dielakkan tikungan mobil.

oleng tak terkendali hingga terperosok ke jurang puluhan meter keluar dari jalan Aspal tepatnya sekitar halaman rumah Warga Muara Jernih yang bernama Asri.

Berjibaku dibantu warga penyelamatan seadanya guna mengevakuasi korban dari kecelakaan yang di alaminya, setelah diteliti oleh Masyarakat ternyata orang ini tak ada yang mengenalinya, bahkan bahasa daerahnya pun bukan warga Kabupaten Merangin, Merasa curiga dengan logat dan tingkah laku pengemudi sehingga warga setempat menduga bahwa orang tak dikenal tersebut mengangkut Kerbau hasil curian, tak mau kecolongan apalagi main hakim sendiri di Bulan Suci Ramadhan, terduga tak bisa tunjukan identitas Kerbau bawaannya, sehingga warga menyerahkan terduga pelaku Pencurian Kerbau beserta kendaraannya ke pihak Berwajib Wilayah Setempat untuk dilakukan Interogasi serta proses hukum selanjutnya supaya wajah pelaku Pencurian Kerbau yang meresahkan selama ini bisa terungkap, agar hal serupa tak terulang lagi keluh Warga.

Kendati demikian, meski terduga pelaku beserta barang bukti yang dicurigai telah diserahkan ke Pihak terkait agar proses pengungkapannya bisa berjalan sebagaimana mestinya terang warga, mengingat akhir-akhir ini kehilangan ternak sudah sering terjadi”.

Karena kehilangan ternak kerbau benar-benar sudah meresahkan Masyarakat Kecamatan Tabir Ulu dan warga Kecamatan Tabir Barat, meski keresahan menjadikan kekhawatiran yang amat besar dirasakan oleh pemilik/ peternak kerbau warga di dua Kecamatan di Tabir tersebut, namun hingga kini wajah misterius spesialis pencuri kerbau di Wilayah Kecamatan Tabir Ulu dan Tabir Barat belum juga dapat terungkap pelaku sebenarnya, pelaku bergentayangan menjalankan aksi nekadnya, dengan jarak waktu kadang sekitar 3 bulan 5 bulan bahkan sampai 12 bulan sekali tak menentu namun tetap saja ada yang mengeluhkan kehilangan hewan ternaknya.

Keluhan Pemilik pun bervariasi, ada yang cuma separuh badan menuju paha belakang kerbau, ada yang sekedar dagingnya saja tulang ditinggalkan, ada juga ditinggalkan hanya isi perutnya saja dan ada juga keluhan warga, mendadak kerbaunya hilang tak tau arah tanpa bekas.

Menanggapi kejadian tersebut warga berharap Masyarakat di setiap Desa-desa di dua Kecamatan tersebut dapat berkolaborasi dengan pihak berwajib supaya dapat mengungkap kejahatan yang sudah meresahkan warga selama ini. Terutama bagi pemilik hewan ternak kerbau.

“Mudah-mudahan sindikat pencuri kerbau di wilayah kami segera dapat terbongkar, sebab setiap tahunnya pasti ada kejadian pencurian kerbau,” ungkap Warga. (Bayhakie)

Tinggalkan Balasan