Pencairan Dana BOP Paud Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Sarat Pemotongan Hingga 10%

0
Kabid PAUD Eli Zesrita Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh.
Spread the love

Siasatinfo.co.id Berta Sungai Penuh,-Kongkalingkong permainan dalam pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOP) bidang PAUD dan TK di dinas pendidikan Kota Sungai Penuh mulai mencuat.

Selain dugaan permainan pemotongan dana hingga 10% tiap kali pencairan dana untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) dan TK, pihak bidang PAUD juga ada dugaan titipan dinas sebesar Rp 3 juta per tiap sekolah yang setor ke Kabid Eli Zesrita.

Berhasil diperoleh informasi oleh siasatinfo.co.id, dugaan pemotongan terhadap pencairan dana BOP bidang paud mencapai 10 % dari total dana kurang lebih Rp 2 Milyar tahun anggaran 2019.

“Pencairan dana BOP untuk setiap PAUD diterima kepsek, potongannya untuk tahap I ( Per Semester) mencapai 10 persen dengan nominal Rp 10 – 15 juta per sekolah, malah sekolah TK ada yang mencapai Rp 30 juta mesti setor.

“Titipan dinas sebesar Rp 3 juta itu berpariasi tergantung jumlah data murid yang diduga sengaja di mark up pada masing – masing sekolah pada Dapodik Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh” Ungkap sumber siasatinfo.co.id.

Bukan itu saja, ternyata para guru wajib setor Rp 100 ribu per setiap guru ke operator Dapodik, “Kemudian ada untuk operator dapodik setiap guru 100 ribu,”tambah sumber.

Informasinya, pemotongan dana 10 % per tiap sekolah PAUD dan TK, diduga merupakan kesepakatan serta perintah antara Kabid Paud Eli Zesrita dengan Kabid Perbendaharaan Dinas DPPKA Kota Sungai Penuh.

Sementara itu, Kabid PAUD Eli Zesrita dikonfirmasi siasatinfo.co.id, Senin (14/10/19) pukul 09:25 wib, membantah keras adanya tudingan pemotongan dana tiap sekolah PAUD dan TK sebesar 10 persen.

“Tidak benar ada potongan 10 persen, soalnya pencairan dana langsung dicairkan ke rekening mereka masing – masing. Silakan datang kekantor pak ,”ujarnya singkat melalui via handphone kepada Siasat Info.(Red).

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan