Mobil Biduan OT Dilempari Batu, 1 Tewas 2 orang Babak Belur

0
Biduan OT Meninggal dalam mobil saat kejadian pengeroyokan dan pelemparan batu oleh otk.
Spread the love

Siasatinfo.co.id Berita Lahat,-Berawal acara keramaian pada pesta malam hari yang dihibur Organ Tunggal (OT), satu orang biduan meninggal dunia dan 2 orang laki – laki babak belur dikeroyok oleh orang tak dikenal, Senin (14/10/19) sekitar pukul 01:00 wib.

Berhasil diperoleh informasi oleh siasatinfo.co.id, pesta malam dihibur oleh organ tunggal berujung ricuh, mobil Avanza diserang batu serta pengeroyokan terhadap dua pemuda oleh OTK terjadi di Desa Patikal Lama Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, Sumsel.

“Toyota Avanza dengan Nopol BG 1057 LS mengalami pecah kaca spion,kaca pintu depan kempot, pintu sebelah kiri.

“Korban Sari (23) warga Desa Saung Naga Kecamatan Kikim Barat, tidak sadarkan diri. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Desa Bungamas guna diberikan tindakan medis, korban tak terselamatkan dan menghembuskan nafas,” ungkap sumber siasatinfo.co.id.

Diketahui kronologis peristiwa yakni, sekitar pukul 01.00 wib dini hari di Keramaian Acara Pesta (OT), diduga tidak memiliki surat izin keramaian di desa Patikal Lama terjadi tindak pidana pengeroyokan terhadap 3 korban.

Korban firmansah (20), Sari (23), Juwendi (38) yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal (otk) dengan cara melempar menggunakan batu.

Kejadian bermula ketika Sari yang berprofesi sebagai biduan berjoget dengan orang lain yang menyebabkan Firmansah tidak senang. Sehingga terjadi perselisihan antara Firmansah dengan pengunjung hiburan lainnya.

Lalu korban Sari mengajak Firmansah untuk meninggalkan acara dan masuk kedalam mobil milik Juwendi. Ketika mobil dihidupkan tiba-tiba datang sekelompok laki – laki yang tidak dikenal menghampiri mobil korban.

Para pelaku langsung melempari mobil dan memecahkan kaca bagian depan sebelah kiri dengan menggunakan batu. Juwendi dan Firmansah ditarik keluar mobil dan dikeroyok ramai – ramai.

Amukan para pelaku terhenti ketika para warga datang ke TKP dan para pelaku melarikan diri.

Saat ini kasus ini telah ditindak lanjuti oleh Polsek Kikim Timur untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.(**Red).

 

Tinggalkan Balasan