PEMBIARAN! Tambang Pasir Tepi Jalan Nasional Kerinci Ancam Rute Tour de Singkarak, Aparat Hukum Bungkam!

0
Selain pinggir Jalan Nasional, lokasi penambangan liar rawan kecelakaan lalulintas. Foto Siasat Info.
Spread the love

SIASATINFO.CO.ID BERITA KERINCI JAMBI,- Persoalan penambangan pasir tepatnya Desa Lubuk Nagodang di pinggir Jalan Raya kategori jalan Nasional di Kabupaten Kerinci, di khawatirkan akan mengancam Rute Jalur Tour de Singkarak akibat longsor.

Namun hingga hari ini Sabtu (03/08/2019), aktifitas penambangan pasir dikawasan antara Desa Lubuk Nagodang – Siulak Deras yakni, tepat dipinggir Jalan Nasional tersebut terkesan Pembiaran oleh pihak aparat Penegak Hukum di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Terbukti, Penambangan Pasir tersebut yang disinyalir Ilegal tanpa Izin Usaha Pertambangan (IUP), malah semakin leluasa beroperasi tanpa takut dengan aparat hukum.

Setelah disorot media, biasanya pemilik tambang atau Galian C main kucing – kucingan. “Bila heboh disorot para media, mereka berhenti beroperasi. Berita berhenti menyorotinya, mereka beroperasi kembali,” ungkap Padri LSM Peraks ( Petisi Rakyat Anti Korupsi ).

“Kami minta aparat Penegak Hukum di Kabupaten Kerinci, serius dalam pemberantasan aksi penambangan pasir ilegal yang telah merusak lingkungan,”tambahnya kepada siasatinfo.co.id.

Aktifitas Kucing – kucingan biasanya setelah disorot berbagai Media di Kerinci. Namun diharapkan Aparat Penegak Hukum jangan pula ikut main “PETAK UMPAT” karena main mata dengan pemilik tambang.

Kapolsek Iptu Sahrum Muklis ketika dihubungi siasatinfo.co.id, Via Handphone, Sabtu ( 03/08/19 ) sekitar pukul 11:00 WIB, menyebutkan aktifitas penambangan pasir di Jalan Nasional Desa Lubuk Nagodang tersebut memang tidak memiliki Izin Penambangan.

“Mereka memang tidak memiliki izin penambangan pasir. Saya sudah berulang kali menghimbau agar menghentikan operasional mereka.

“Titik lokasi penambangan itu sangat rawan terhadap longsor. Tapi mereka malah semakin menjadi – jadi saja melakukan aktifitasnya,” Ujar Kapolsek Gunung Kerinci Iptu Sahrum Muklis.

Apabila aktifitas penambangan pasir ini masih saja tetap berlangsung? Tentu Event Pebalap Sepeda Dunia “TOUR De Singkarak” ya ditunggu – tunggu ratusan ribu warga Kerinci akan tercoreng dimata Dunia.

Untuk itu, Bupati Adirozal mesti mampu bertindak tegas menghentikan penambangan ilegal tersebut, tanpa pandang bulu siapa oknum pemilik tambang itu.(red).

 

 

 

Tinggalkan Balasan