Pedagang Minta Relokasi Kios Baru Pasar Rakyat Rantau Rasau

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id Tanjab Timur – Pembangunan Kios Pedagang Pasar Rakyat yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN tahun 2019, tampak masih kosong belum ada relokasi pedagang yang dilakukan pihak terkait.

Kendati demikian, hingga memasuki pertengahan tahun 2020. Pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Desa Bangun Karya Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi, telah usai di kerjakan.

Menurut keterangan salah satu pedagang saat diwawancarai oleh Awak Media ini Selasa (9/6/2020), relokasi pedagang itu sudah berapa kali dijanjikan, dan terakhir janjinya habis hari raya Idul Fitri, tapi tidak tahu pasti kapan waktunya.

“Awalnya janji akan direlokasi sekitar bulan Desember tahun lalu, dan setelah itu dijanjikan habis hari raya,” ujar salah satu  pedagang.

Saat itu ia coba bertanya sama pengurus pasar habis hari raya akan relokasi, tapi saat ini mau bertanya kembali sementara sekarang pengurus pasar telah dibubarkan. Lanjutnya.

kalau sama Kades ia belum pernah bertanya atau bertemu sejak adanya Covid-19, dan ia berharap secepatnya agar dapat relokasi.

“Dulunya pedagang minta secepatnya direlokasi, setelah sebulan selesai dibangun. Mereka minta pindah, cuma belum ada juga dipindahkan” Ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Bangun Karya “Bambang Suwito” mengatakan, pasar rakyat itu memang belum relokasi. Rencananya menunggu pembongkaran tempat yang saat ini ditempati para pedagang, karena rencananya akan dibuat parkir. Relokasi pedagang juga ada kewenangan pihak Disperindag, yang jelas tempat pedagang yang lama akan dibongkar akan direlokasi ke kios yang baru.

“Terkait informasi dari pihak Disperindag, waktu itu akan ada tindak lanjut”. Kata Kades.

Saat ini pihaknya belum ada koordinasi dengan pihak Disperindag, waktu itu informasinya terkait pembagian kios yang berada di depan akan dibagikan dengan cara diundi.

Selanjutnya akan di relokasi, dan untuk minggu-minggu ini belum ada informasi akan direlokasi, kemungkinan bulan Juli.

“Secepatnya saya akan konfirmasi ke pihak Disperindag, karena adanya terkendala Covid-19”. Jelas Kades.

Tempat terpisah, Radiansyah Kepala Bidang Pasar Disperindag Tanjab Timur mengatakan, untuk kios yang berada di depan, rencananya memang akan direlokasi sehabis hari raya Idul Fitri ini. Tapi, pihaknya masih menunggu konfirmasi kesiapan pedagang dan pengurus pasar.

“Mudah-mudahan bulan ini sudah ditempati, prioritas untuk pedagang yang bangunannya akan dibongkar” Terang Radiansyah. (Firdaus).

Tinggalkan Balasan