Pasien Dinyatakan Positif Corona di Tes Ulang Negatif, Kinerja Petugas Covid19 RS Abunjani Bangko Dipertanyakan!

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin – Aneh! Pasien berinisial S (23) dinyatakan positif COVID-19, Warga asal Rantau Panjang, Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin Provinsi Jambi awalnya dinyatakan positif, eh taunya setelah tes ulang hasilnya malah negatif tertular virus Corona.

Diketahui, Pasien S (23) dinyatakan Positif Covid-19 oleh Pemkab Merangin. Namanya sudah termasuk dalam daftar Pasien Covid-19 setelah di Rapid Test oleh Petugas RSD Kol.Abundjani Bangko dan hasilnya Rapid Test nya di ragukan.

Karena diragukan, Petugas dari Pemkab Merangin seketika S (23) kembali memeriksakan ulang Rapid Test nya di laboratorium berbeda. Yakni: Rumah Sakit (MMC) Merangin Medical Centre.

Rapid Test oleh Petugas Covid-19 dari Rumah Sakit Umum kol.abundjani Bangko baru-baru ini hasilnya S (23) setelah di Rapid Test di Sekre Bawaslu Tabir pada Jumaat 27/11/20 ia dinyatakan Positif Covid-19.

S (23) perempuan di Tabir ini memutuskan memeriksa ulang Rapid Test di laboratorium berbeda sebagai tujuan untuk memastikan dan meyakinkan ada tidak Virus Corona Pada dirinya.

Saat dihubungi via telepon Sabtu 5/12/20 S (23) menceritakan, pada Media ini atas kekuatiran keluarganya dia sangat terkejut dan terpukul melihat hasil pemeriksaan Rapid Test yang dikeluarkan oleh Pemkab Merangin, pada tanggal 4/12/20 melalui RSD Kol.Abundjani Bangko yang dinyatakan dirinya Positif Covid-19.

S (23) mengakui pada media ini bahwa dirinya tidak memiliki gejala sakit apapun kok hasil Rapid Test saya dinyatakan positif corona.

Merasa tak percaya hal itu S (23) didampingi keluarganya melakukan Rapid Test ulang di RS (MMC) Merangin Mediacal Centre dan hasil yang dikeluarkan oleh RS Tersebut pada 5/12/20 menyatakan S (23) yidak terkena Covid-19. Dan dirinya dinyatakan Non Reaktif Covid-19.

“Bukan berarti kami tidak percaya pemeriksaan kemarin oleh Pemkab Merangin, tapi kami pengin meyakinkan keluarga dan orang orang saja, sekarang kami bisa lega,” sambung S (23) lewat Telpon.

Sementara itu Direktur RSD kol.Abundjani Bangko Berman Saragih ketika di Wawancarai di Ruang Kerjanya pada Sabtu 5/12/20, menyebutkan hasil tes itu bisa saja karena virus umum lain.

“Jika ada perbedaan dalam hasil Rapid Test Covid-19 silahkanlah saja, biasanya Ravid Test itu minimal dibawah 50 Persen, Kemudian Ravid Test itu bukan hanya Virus Corona, tetapi virus secara umum” jelas Berman.

Lebih lanjut dijelaskan Berman yang diberikan kewenangan oleh Pemerintah untuk menangani Covid-19 ya Hanya RSD kol.Abundjani Bangko, Dinkes Kab Merangin Dan Puskesmas, Rumah Sakit lain mau melakukanya silahkan saja,

Rumah Sakit yang ada di Merangin semua Dokternya dari sini juga,” ujar Berman terkesan mengelak soal positif Covid-19 terhadap pasien tersebut.(Bayhakie).

Tinggalkan Balasan