Lagi, Heboh Diberitakan Uang Hasil Potongan Gaji Perangkat Desa Dikembalikan Pjs Kades

0
Andes Waidi, Pejabat Sementara Desa Air Terjun Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci. Media Siasatinfo.co.id
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Lagi, setelah diberitakan Media, hasil pemotongan terhadap gaji perangkat Desa Air Terjun, Kecamatan Siulak dikabarkan dikembalikan Pjs Kades Andes Waidi kesetiap masing – masing orang yang berhak.

Diberitakan sebelumnya, dugaan pemotongan gaji perangkat tersebut jumlahnya tidak seberapa hanya senilai Rp 100 ribu per setiap orang. Tapi namanya penyunatan hak perangkat desa tentu jadi buah bibir disepanjang warung.

Aksi nekad ini terjadi di Desa Air Terjun, Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Belum genap 4 bulan menjadi Pejabat Sementara Kepala Desa setempat, Andes Waidi (Pjs Desa) diduga curangi gaji stafnya dengan potongan per orang senilai Rp 100 ribu.

Informasi berhasil dihimpun dari warga setempat, Minggu (3/1/2021) sekitar pukul 19:30 wib, uang hasil pemotongan gaji perangkat desa diduga dilakukan Pjs Kades telah dikembalikan.

“Ya, betul sudah dikembalikan. Mungkin karena malu dan ketauan media, Pjs Kades sibuk mengembalikan uang gaji mereka yang telah dipotong.

“Bukan hanya gaji staf desa yang dia potong, tapi juga gaji para anggota BPD turut juga dia potong.

“Kalau tidak dikembalikan hak kami yang dipotong Pjs Kades, kami akan laporkan saja ke Polisi,”tegas sumber yang namanya tidak mau ditulis.

Menurut sumber lagi, selain uang gaji perangkat desa dan BPD, dipertanyakan juga uang ATK dan gaji anggota BPD sebelum Andes Waidi dilantik pada bulan Agustus 2020 lalu.

“Pjs Kades dilantik pada 27 Agustus 2020 lalu. Nah, gaji dan ATK BPD sebelum ia dilantik tentu masih BPD lama.

“Sekarang di Desa kami banyak sekali yang rancu. Gaji Imam Khatib Masjid yang baru semestinya terima gaji Rp. 1 juta, 6 ratus ribu, sekarang dibayarkan malah cuma Rp 1,4 juta.

“Gaji mantan gharim masih saja tetap terima. Sementara yang baru hingga saat ini belum terima gaji,”ungkap sumber siasatinfo.co.id.

Namun, Pjs Kade Andes Waidi hingga saat ini belum dapat diperoleh keterangan terkait soal pemotongan gaji Perangkat Desa dan anggota BPD serta dugaan bocoran keuangan yang disalah gunakan di Desa Air Terjun.(By/Dna/Red).

Tinggalkan Balasan