Ini Video Penampakan Mobil Plat Merah Saat Bongkar Makam Orang Belanda di PTPN 6 Kayu Aro Kerinci

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Heboh.!! Peristiwa pembongkaran kuburan orang Belanda di belakang klinik milik Perusahaan Perkebunan Teh, yaitu di PTP Nusantara 6 Kayu Aro menarik untuk dikupas.

Ini foto Mobil Dinas yang diambil oleh 2 wanita petugas Klinik PTPN 6 Kayu Aro, Kerinci Jambi. Media Siasatinfo.co.id

Soalnya, selain menarik perhatian warga Kerinci, pembongkaran kuburan Belanda oleh 5 orang pria tidak dikenal itu cepat viral dan hangat diperbincangkan publik karena ini termasuk cagar budaya.

Terpantau dalam sebuah foto dan rekaman video oleh dua orang petugas klinik PTPN VI, kejadian pembongkaran kuburan ini terjadi pada hari Kamis (8/7/21) pukul 16:15 WIB sore oleh 5 orang pria.

Lebih menarik lagi, lantaran disinyalir melibatkan oknum anggota DPRD Kerinci dengan mobil dinas operasional Komisi bernomor Polisi BH 1274 DZ yang sering dibawa AP anggota Dewan Kerinci.

 

Informasi diperoleh siasatinfo.co.id, Minggu (11/7/21) kepada Asisten Umum PTPN VI, Kamianto, menyebutkan bahwa mobil dinas dipakai OTK sejumlah 5 pria itu menggunakan mobil komisi dari DPRD Kerinci.

“Kabarnya mobil dinas plat merah itu milik komisi dari DPRD Kabupaten Kerinci yang sering dipakai oknum AP. Tapi belum pasti juga sih apa dia ikut turun kelokasi pembongkaran makam,”beber Kamianto.

Karena disebut – sebut nama AP dan mobil Komisi di DPRD yang dipakai untuk membongkar kuburan orang belanda, tentu bikin informasi semakin terkuak.

“Ya memang itu mobil operasional dinas di DPRD Kerinci. Siapa pun bisa memakainya. Tapi, mobil ber plat merah atau dinas kita harap jangan disalah gunakan.

“Mungkin ada barang berharga yang tersembunyi didalam makam orang Belanda yang sangat berharga sehingga mobil dinas turun lokasi.

“Namun hal ini tetap tak bisa dibenarkan dan kita minta pihak berwenang untuk turun menyelidikinya. Karena ini menyangkut nama lembaga,”imbuh salah satu Dewan Kerinci kepada Siasatinfo.co.id.

Namun hingga berita ini dipublish siasatinfo.co.id, anggota dewan berinisial AP belum dapat diperoleh keterangannya terkait soal pembongkaran makam orang Belanda ini.(Ncoe/red)

Tinggalkan Balasan