Demi Penuhi Hasrat Seks Suami, Wanita Pengasuh Tega Cabuli Balita 8 Bulan

0
Pelaku Pencabulan Balita Diamankan di Mapolres
Spread the love

Siasatinfo.co.id Berita Pariaman – Aneh – aneh saja tingkah dan perilaku tindak pidana asusila dalam memangsa korban, berdalih tukar Pampers kemaluan Bayi 8 bulan malah dicabuli dengan botol permen oleh pengasuh sambil video call via WhatsApp.

Ironisnya, Pelaku berinisial VV di Pariaman tega mencabuli balita berjenis kelamin cewek berusia 8 bulan demi memenuhi hasrat seksual sang suami via panggilan video alias video call.

Berhasil dihimpun siasatinfo.co.id, peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis (5/8) pekan lalu di Korong Sungai Sirah, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Pariaman, Sumatera Barat.

Kapolres Pariaman Ajun Komisaris Besar Deny Rendra Laksmana dalam jumpa pers di Mapolres, Senin (10/8/2020),mengatakan pencabulan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di rumah orang tua korban.

“Pada saat itu orang tua korban EH (27) pulang ke rumah seusai mencari bibit padi di sekitaran kampungnya. Setelah masuk ke rumah orang tua korban curiga karena tidak melihat keberadaan anaknya yang bisa diasuh oleh pelaku,” ujar Deny.

Kemudian lanjutnya, EH menanyakan kepada Saksi Lisa (41) di mana keberadaan anaknya. Saksi menjawab anaknya bersama pelaku didalam kamar tidur.

Selanjutnya, ibu korban menuju kamar tersangka sambil mengintip dari celah dinding kamar dan melihat VV sedang memakaikan pampers pada anaknya.

“Melihat hal tersebut EH langsung mendobrak dan masuk ke kamar tersangka dan menanyakan apa yang telah diperbuat terhadap korban,” ujar Kapolres menerangkan.

Pelaku awalnya berkilah, dan menjawab hanya mengganti pampers saja setelah buang air besar.

“Namun setelah didesak dan dicek oleh ibu korban, ternyata anaknya tidak ada buang air besar,” ulas Deny.

Setelah didesak, akhirnya pelaku mengakui telah melakukan perbuatan cabul terhadap anaknya.

Dengan cara menggosokkan botol permen ke bibir kemaluan korban sambil VC (Video Call) sex dengan suami siri pelaku.

“Keberadaan suami VV sendiri berada di Kota Medan dengan profesi sebagai pedagang. Dan kejadian ini telah berlangsung 4 kali yang dilakukan oleh pelaku,” ungkap Deny.
.
Kapolres mangatakan, pelaku merupakan pemakai narkoba, yang mana satu hari sebelumnya, VV juga sempat menggunakan shabu.

“Suami pelaku sendiri dalam pengejaran DPO, sedangkan tersangka dijerat dengan pasal 82 ayat 1 UU RI No. 17 tahun 2016, pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dengan denda Rp 5 milyar,” tutup Kapolres.(Fy/Red).

Tinggalkan Balasan