Alami Stres Zaidan Warga Rantau Panjang Bacok Warga Hingga Tewas

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Merangin – Cukup mengenas nasib dialami Baharuddin (45) dengan kondisi kepala, lengan dan muka bersimbah darah  tewas dibacok Zaidan (35) seorang pemuda diduga alami stres.

Korban Burhanuddin (45) tewas seketika setelah roboh depan rumahnya. Diketahui korban dengan alami luka bacok parah dan berlumuran darah itu belum sempat dibawa kerumah sakit.

Pelaku Zaidan (35) Saat Ini Masih Berkeliaran dan Diburu Polisi. Media Siasatinfo.co.id

Peristiwa menghebohkan terjadi pada Minggu (20/9/2020) sekitar pukul 4;30 WIB sore kemarin di Kelurahan Dusun Baru Muaro Danau, Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin Provinsi Jambi.

Berhasil dihimpun siasatinfo.co.id, pelaku pembacokan terhadap korban Burhanuddin (45) hingga tewas mengenaskan itu adalah Zaidan (35) juga warga kelurahan Dusun Baru Muaro danau, Rantau Panjang Merangin.

Pelaku Zaidan (35) diduga mengidap penyakit gangguan mental dengan membabi buta membacok Baharuddin Bin Husin hingga menghembuskan Nafas terakhirnya di tempat kejadian.

Diperoleh informasi yang beredar dilapangan bahwa kejadian berawal ketika Zaidan (35) berjalan sendiri dengan membawa parang didepan rumah korban. Tiba -tiba Zaidan secara menggila mencincang tubuh Baharuddin dengan membabi buta.

”Ya, ujar warga bahwa Zaidan bawa parang. Kebetulan ketika itu Baharuddin sedang membangun rumah famili nya.

“langsung saja Zaidan membacok kepala Baharuddin hingga luka menganga, bahkan sebagian tubuh penuh dengan luka,”ujar warga setempat.

“Benar pelaku Zaidan sudah lama mengalami penyakit gangguan jiwa, sebelumnya belum pernah separah ini.

“kami minta kepada pihak kepolisian agar pelaku cepat diamankan agar tidak ada korban lagi” tandas warga.

Terpantau di tempat kejadian perkara TKP sudah ada garis polisi. Korban dibawa ke RSUD kolonel abunjani untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Sementara itu pelaku sampai saat ini belum ditemukan, pihak kepolisian di bantu warga setempat masih berusaha mengejar pelaku.(Bayhakie).

Tinggalkan Balasan