Viral, Gadis Berparas Cantik Berprofesi Tempel Ban Motor

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Viral – Catatan dari hikmah seorang gadis remaja cantik bernama Hasmiani 18 tahun viral di Medsos, lantaran pekerjaan yang dilakoninya menambal ban di bengkel kecil berlokasi di Jalan Poros Trans Sulawesi, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Kota Palopo.

Gadis kelahiran Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah ini juga memiliki cita-cita tinggi, yakni ingin menjadi pengusaha sukses. Dia pun memutuskan untuk merantau ke Kota Palopo lantaran setelah tamat sekolah dia tak ada aktifitas di kampung halamannya.

Bermula beredarnya Video Hasmiani yang bekerja sebagai tukang tambal ban viral diberbagai platform media sosial. Aksi gadis berusia 18 tahun itu menarik perhatian dan simpati publik lantaran diusianya yang masih belia dia mau mengerjakan pekerjaan yang biasa dilakoni oleh pria.

Seperti diceritakan gadis ini, kalau bengkel kecil miliknya itu baru masuki 2 minggu beroperasi. “Baru dua minggu ini, saya dimodali kakak untuk usaha bengkel motor kecil ini,” kata Hasmiani, kepada awak media Jumat (6/8/2021).

Dirinya menyewa lokasi itu untuk berjualan barang campuran. Namun karena lokasi tersebut awalnya merupakan bengkel motor, dia pun memutuskan untuk mencoba peruntungan tersebut.

“Saya sewa Rp 8 juta per tahun. Rencana awalnya saya cuma mau menjual barang campuran, dan kebetulan tempat yang saya sewa adalah bengkel. Jadi yang punya tempat bilang, lanjutkan saja ini bengkel,” jelasnya.

Gadis berparas cantik itu bahkan sebelumnya tak punya pengalaman di dunia otomotif. Dia pun menyiasati hal itu dengan merekrut seorang montir berpengalaman yang sekaligus menjadi montir motor dan belajar untuk menambal ban.

“Saya belajar otodidak juga. Mulai dari belajar tambal ban motor sampai belajar memperbaiki motor yang rusak,” ucap dia.

Meski menjadi pemilik bengkel, Hasmiani tak sungkan dan tak merasa malu sedikit pun untuk terjun langsung berpeluh dengan oli di bengkel miliknya. Ia mengaku memiliki ketertarikan untuk jadi montir lantaran dirinya memang memiliki hobi di bidang tersebut.

“Memang hobi. Saya belajar disini dari teman-teman yang biasa kerja motor,” ucapnya.

Hasmiani menceritakan tak jarang dirinya kewalahan saat menambal ban. Lantaran untuk mencungkil ban luar satu motor saja, dibutuhkan tenaga yang cukup besar sehingga pekerjaan itu biasanya dilakoni oleh lelaki.

“Sering itu yang punya motor kasihan lihat saya. Apalagi pas bagian terakhir itu kalau mau pasang ban motor setelah ditambal, kan susah itu. Kadang yang punya motor membantu,” imbuhnya ketawa.

Hasmiani menceritakan mulanya dirinya menyewa lokasi itu untuk berjualan barang campuran. Namun karena lokasi tersebut awalnya merupakan bengkel motor, dia pun memutuskan untuk mencoba peruntungan tersebut.

“Saya sewa Rp 8 juta per tahun. Rencana awalnya saya cuma mau menjual barang campuran, dan kebetulan tempat yang saya sewa adalah bengkel. Jadi yang punya tempat bilang, lanjutkan saja ini bengkel,” jelasnya dilansir dari Liputan6.com.

Gadis berparas cantik itu bahkan sebelumnya tak punya pengalaman di dunia otomotif. Dia pun menyiasati hal itu dengan merekrut seorang montir berpengalaman yang sekaligus menjadi montir motor dan belajar untuk menambal ban.

“Saya belajar otodidak juga. Mulai dari belajar tambal ban motor sampai belajar memperbaiki motor yang rusak,” ucap dia.

Meski menjadi pemilik bengkel, Hasmiani tak sungkan dan tak merasa malu sedikit pun untuk terjun langsung berpeluh dengan oli di bengkel miliknya. Ia mengaku memiliki ketertarikan untuk jadi montir lantaran dirinya memang memiliki hobi di bidang tersebut.

“Memang hobi. Saya belajar disini dari teman-teman yang biasa kerja motor,” ucapnya.

Hasmiani menceritakan tak jarang dirinya kewalahan saat menambal ban. Pasalnya untuk mencungkil ban luar satu motor saja, dibutuhkan tenaga yang cukup besar sehingga pekerjaan itu biasanya dilakoni oleh lelaki.

“Sering itu yang punya motor kasihan lihat saya. Apalagi pas bagian terakhir itu kalau mau pasang ban motor setelah ditambal, kan susah itu. Kadang yang punya motor membantu,” ucapnya sambil terkekeh.

“Saya memutuskan kesini karena memang tidak ada kegiatan di kampung. Bapak dan ibu saya tinggal di Morwali sebagai petani nilam,” ucapnya.

Sejak video dirinya viral saat sedang menambal ban motor, Hasmiani pun mengaku ada banyak yang bersimpatik dengan dirinya. Salah satunya, dia ditawari untuk berkuliah di Universitas Mega Buana Palopo hingga ia menjadi sarjana.

“Alhamduillah ada tawaran kuliah dengan beasiswa dari Universitas Mega Buana Palopo, Insya Allah saya akan kuliah disana,” ucap dia.

Tak hanya tawaran kuliah, Hasmiani bahkan dapat tawaran dari Partai NasDem Kota Palopo dan Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif. Dia mendapatkan bantuan modal usaha.

Hikmah yang diperoleh Hasmiani seperti ketiban durian runtuh. Ia pun mengaku tak pernah menyangka hal ini bisa terjadi. (Pensa)

Tinggalkan Balasan