Usai Menangkan Arisan Rp 500 Juta, Pasutri di Mandiangin Kabur

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id Sarolangun – Heboh di Media Sosial (Medsos) soal dana arisan senilai Rp 500 juta, diduga dilarikan Pasangan Suami Isteri (Pasutri) IJ dan IL salah satu warga di Kecamatan Mandiangin.

Berdasarkan informasi dalam postingan itu menyebutkan bahwa pasangan suami isteri (pasutri), yaitu suami (IJ) dan Istri (EL) , yang tinggal diKecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, diduga telah melarikan uang ratusan juta.

Mereka diduga kabur dengan membawa uang ratusan juta itu setelah memenangkan arisan.

Endang Murti, owner arisan mengatakan, kronologi awal mula kegiatan arisan seperti biasanya.

Arisan tersebut diikuti beberapa orang dengan nominal Rp5 juta sampai Rp10 juta hingga Rp20 juta per orang.

“Misal dia arisan dengan saya Rp10 juta dan salah satu warga lagi Rp10 juta. Ini namannya sistem gali lubang tutup lubang.

“Membayar ke saya dengan menang di arisan si A, dan membayar lagi ke si C dengan menang arisan di si A tadi,” jelasnya, Jumat(17/1/2020), dilansir siasatinfo.co.id dari tribun.com.

Arisan yang diikuti sekira 40 orang warga Desa Mandiangin itu, dengan jumlah uang sekira Rp500 juta jika dijumlahkan. Uang tersebut diduga dilarikan oleh pasutri tersebut.

Diakui Endang, akhir-akhir ini pasutri itu sebelumnya telah membayar dengan sistem gali lubang tutup lubang.

Namun ketika diadakan arisan lagi, sekira dua hari yang lalu, mereka tidak muncul dan menimbulkan kecurigaan warga.

“Pas tanggal pembayaran dio sudah dak ado di rumah. Facebook di blokir, nomor hadphone tidak aktif. Kemungkianan hutang sudah terlalu banyak dan tidak berani lagi ikut arisan atau gali lubang untuk menutupi. Jadi, memutuskan untuk lari,” ujarnya.

Warga Mandiangin kata Endang, juga sudah mendatangi keluarga dari pasutri tersebut. Namun, informasi terakhir mereka berada di Jambi.

Meski begitu, warga masih memproses dan melaporkan masalah ini ke pihak kepolisalian agar bisa diproses secara hukum.(Red)

 

Tinggalkan Balasan