Tragis! Kecelakaan Sedan Civic Hangus Terbakar, Dua Anak Masih Bocah Selamat, Kedua Orang Tua Dan Saudaranya Tewas Ditempat

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id Lampung,-Malang bagi Dua bocah menangis dipinggir jalan tol dengan muka bersimbah darah, menyaksikan mobil sedan Civic hangus terbakar yang didalamnya ada kedua orang tua dan saudara, turut terbakar tidak terselamatkan.

Dua orang anak kecil ini selamat dari kecelakaan maut mengakibatkan mobil sedan Civic yang ditumpangi keluarganya terbakar.

Seorang Guru yang menyelamat korban kerumah Sakit.

Sementara empat keluarga anak kecil tersebut meninggal di lokasi kejadian setelah mobil sedan civic yang ditumpangi hangus terbakar.

Seperti dilansir dari TribunLampung, kecelakaan tersebut melibatkan mobil Sedan Civic BE 1230 B, terjadi di Tol Lampung KM 96 Desa Candimnas, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Sabtu (19/10/2019).

Belakangan diketahui identitas kedua anak ini adalah Vania (9) dan adik bungsunya, Pricillia Saronka (2).

Dalam peristiwa itu, Vania kehilangan kedua orangtuanya, Hadi Prayitno (40) dan Elisabeth Yona (37), warga Kampung Talang, Kelurahan Sumur Putri, Teluk betung Selatan, Bandar Lampung.

Selain itu, Vania juga kehilangan adik keduanya, Mikail (7), korban lain adalah Kris (43), keponakan Hadi.

Video peristiwa kecelakaan tersebut sempat beredar di media sosial Twitter dan menjadi viral.

Video tersebut diunggah oleh pemilik akun twitter @dukun_honorer.

Dalam video tersebut, terlihat dua anak kecil yang selamat dengan berlumur darah di wajahnya sambil manangis “takut ditinggalin, dia masih kesil (sambil menunjuk adik yang lebih kecil).”

Dua anak kecil tersebut akhirnya diberi pertolongan oleh pengendara yang melintas.

Keduanya lalu diantar ke rumah sakit RS Mardi Waluyo Metro oleh Dian Jani Prasinta, seorang Guru SDN 1 Pinang Jaya, Kemiling, Bandar Lampung.

Dian secara spontan turun dari mobil dan mendatangi kedua bocah malang itu di tepi jalan. Saat itu, keduanya menangis dengan wajah penuh darah.

Setiba di rumah sakit, kedua korban langsung mendapat perawatan intensif.

Eko Harianto (51), kakak seorang korban mengatakan keluarga tersebut hendak berobat ke Rumah Sakit Mardi Waluyo Kota Metro.

“Adik saya itu memang mau berobat. Rumahnya di Talang, Sumur Putri, Bandar Lampung,” kata Eko saat ditemui di RS Mardi Waluyo Metro.

Bercak darah masih membekas di wajah Vania (9) dan adik bungsunya, Pricillia Saronka (2).

Vania dan Pricillia selamat dalam kecelakaan maut yang terjadi di Tol Lampung Km 96, Desa Candimas, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Sabtu (19/8/2019) pagi.

Peristiwa itu membuat Vania dan adiknya menjadi yatim piatu. Ditemui di RS Mardi Waluyo, Vania terbaring lemah di ranjang perawatan.

Di wajah siswi kelas 4 SDN 5  Talang itu masih terdapat bercak darah. Begitu pula dengan adiknya, Pricillia.

Mengenakan kaus oranye, Vania dengan asyiknya melahap es krim yang dibawakan oleh Dian Jani Prasinta.

Dian adalah seorang guru yang membawa kedua korban ke RS Mardi Waluyo. Saat itu Dian hendak menghadiri acara di Metro.

Guru SDN 1 Pinang Jaya, Kemiling, Bandar Lampung ini melarikan dua bocah ke rumah sakit.

Saat di IGD RS Mardi Waluyo, Metro, Dian menceritakan saat itu hendak pergi ke Metro untuk mengikuti Pelatihan Profesi Guru (PPG).

“Saya itu mau PPG ke Metro pagi tadi sama teman saya, Resti Fani. Lalu saya lihat ada mobil terbakar,” kata Dian.

Dian pun secara spontan turun dari mobil dan mendatangi kedua bocah malang itu di tepi jalan. Saat itu, keduanya menangis dengan wajah penuh darah.

Dian langsung mengantarkan keduanya ke RS Mardi Waluyo Metro. Setiba di rumah sakit, kedua korban langsung mendapat perawatan intensif.

“Kaget dan sedih melihatnya. Jadi semua kegiatan PPG hari ini saya tinggalkan,” kata Dian haru.(Red**).

Tinggalkan Balasan