Tiga Sosok Peluang di Bursa Calon Kapolri Gantikan Idham Aziz

0
Kapolri Jenderal Idham Azis dan sosok-sosok meramaikan bursa calon pengganti dirinya di tampuk pimpinan tertinggi institusi Bhayangkara.
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Jakarta – Pergantian tampuk pimpinan tertinggi Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) ramai diperbincangkan karena belum didapat kepastian akan dilaksanakan oleh Presiden Jokowi.

Sementara dari Kompolnas menyebutkan telah memiliki nama-nama calon Kepala Kepolisian RI sebagai pengganti Jenderal Indham Azis yang akan diserahkan ke Presiden Joko Widodo.

Mereka memperoleh nama ini setelah melalui FGD, diskusi internal dan penelusuran rekam jejak.,” kata Anggota Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto

Tapi, yang jelas adalah yang memiliki prestasi, integritas dan track record terbaik,” kata Anggota Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto

Sederetan Jenderal Bintang Tiga di institusi Bhayangkara akan melanjutkan estafet kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane memprediksi Istana akan melirik dua calon Kapolri berdasarkan rekomendasi dua institusi, yaitu Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi Polri (Wanjakti).

Dia berharap proses pencalonan Kapolri saat ini mengikuti prosedur baku. “Tahun lalu tidak melalui proses Wanjakti. Nama Idham Azis diperoleh Presiden hanya melalui usulan Kompolnas,” ujar Neta dalam keterangannya, Kamis (24/12/2020).

Dalam menilai calon Kapolri, Neta melihat ada tiga poin penting yang harus diperhatikan Istana. Pertama, sejauh mana loyalitas dan kedekatan sang calon dengan Presiden Jokowi. Kedua, calon Kapolri pengganti Idham Azis harus bisa mengkonsolidasikan internal kepolisian.

“Khususnya, jam terbang yang dimiliki, kapasitas dan kapabilitasnya yang bisa diterima senior maupun junior di tubuh Polri, dan kualitas kepemimpinan yang mampu menyelesaikan masalah di internal ataupun eksternal kepolisian,” tuturnya.

Ketiga, sejauh mana figur calon Kapolri tidak memiliki kerentanan masalah, terutama masalah yang bisa menjadi polemik di masyarakat pada saat ini maupun mendatang.

“Ketiga kriteria ini menjadi bahasan serius dalam menentukan dan memilih calon Kapolri pasca Idham Azis. Sebab masalah Polri ke depan tidak lagi sekadar menghadapi para kriminal dan ancaman keamanan zaman old,” tuturnya.(Ynr/Sst).

Tinggalkan Balasan