Sebelum Merebak Isu Partai Sarang Koruptor, PDI P Diminta Tegas Pecat Mensos Juliari

0
Mensos Juliari Batubara melambaikan tangan ke arah wartawan usai menemui Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi.
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Jakarta – Sebelum isu merebak Partai PDI P merupakan sarang koruptor, Pengamat komunikasi politik Gunawan Witjaksono berharap agar memecat oknum kader partai terlibat terlibat korupsi.

Walau, DPP PDI Perjuangan menyatakan secara resmi menghormati proses hukum yang tengah dijalani Juliari P Batubara atas kasus suap bansos covid-19.

Selain itu, partainya juga mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK dan melarang kader partainya terjebak kasus korupsi.

“Kami selalu tegaskan bahwa kekuasaan itu untuk rakyat. Partai melarang segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan, termasuk korupsi,” ujar Sekretaris  Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu (6/12).

Dalam pernyataan tersebut, PDIP tidak menyinggung status Juliari Batubara, apakah dia dipecat dari partai atau tidak.

Pengamat komunikasi politik Gunawan Witjaksono menilai sikap PDI Perjuangan dalam merespons kader partai yang terkena korupsi sangat tidak tegas.

Terlebih, apa yang dikorupsi  kadernya ialah dana bantuan sosial covid-19, yang termasuk kasus korupsi tingkat tinggi dengan ancaman hukuman mati.

“Efeknya berat, karena yang dikorupsi adalah dana kemanusiaan,” kata Gunawan.

Menurut Gunawan, dilansir dari Genpi.co, sikap PDI-P terkait korupsi sudah jelas, mereka pasti mendukung pemberantasan korupsi.

Namun, Sikap partai terhadap Juliari P Batubara itu masih menggantung. Tidak ada kejelasan apakah dia masih anggota partai atau sudah dipecat.

Padahal, jika sudah sampai di tahap ini, seharusnya tidak ada alasan lagi bagi PDI Perjuangan untuk tetap mempertahankan Juliari P Batubara menjadi kadernya.

“Kader yang kena (korupsi), ya, sudah dipecat saja. Supaya cepat selesai,” ujar Gunawan.

Gunawan memperingatkan potensi kehancuran bagi PDI-P jika salah dalam mengambil sikap partai.

Sebab, jika langkah penanganan terlambat, opini publik yang kadung memburuk akan terbentuk dan semakin liar.

“Tadi, saya lihat sudah mulai ada isu PDI-P sarang koruptor. Ini kalau sudah jadi opini, waduh, berat!” kata dia.

Langkah cepat dan tepat dari PDI-P kini sangat diperlukan, sebelum isu sarang koruptor yang menyasar partainya semakin besar.

Salah satunya adalah dengan melakukan pemecatan, baik itu sebagai menteri maupun kader partai.

“Meskipun dari catatan politiknya, Juliari P Batubara ini termasuk kader yang menyumbang jasa besar bagi PDI-P,” ujar Gunawan.(Ria/Red).

Tinggalkan Balasan