Sangat Memperhatinkan,Ruang Kelas Belajar (RKB) SMPN 10 Tanjab Timur Rusak Parah

0
Spread the love

Siasat info.co.id,Tanjab Timur – Dengan murid 80 orang kondisi Bangunan Ruang Kelas Belajar (RKB) Sekolah SMPN 10 TanjabTimur Kelurahan Nipah Panjang I Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi sangat memperhatinkan sekali. Karena, mulai dari plafond, dinding, lantai, pintu dan jendela sudah banyak yang rusak dan rapuh.

Padahal, kerusakan lima Ruang Kelas Belajar (RKB) tersebut sudah terjadi sejak  lima tahun silam dan tidak bisa digunakan lagi, namun belum juga ada perbaikan dan perhatian dari pemerintah terkait.

Kepala Sekolah SMPN 10 Tanjab Timur “Kafrawie” saat dikonfirmasi awak media. (4/5/2019) diruang kerjanya
Kepala Sekolah mengaku, pihaknya telah mengajukan Infrastruktur (Rehabilitasi) perbaikan bangunan sekolah dengan memasukan profosal kepada Kabid SMPN Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur “joko Purnomo”. Tetapi, belum jugan terealisasi.

“Bangunan yang ada tiga ruang belajar sejak dibangun Tahun 1998 dan dua ruang belajar (lokal) lainnya dibangun sejak Tahun 2005. dari awal mula di bangun, sampai sekarang belum pernah ada (Rehabilitasi) perbaikan sama sekali dari pemerintah, makanya kondisi bangunan sangat memperhatinkan sekali. Saya sangat berharap permohonan pengajuan bisa secepatnya direalisasikan, agar siswa-siswi yang mau belajar bisa tenang,” Ujar Kafrawie.

Dirinya juga berharap, kalau memang tidak bisa direhab atau dibangun yang lima lokal itu, minimal bisa merenovasi empat ruang kelas belajar yang masih digunakan sekarang ini. Agar tidak membahayakan murid-muridnya, jika tidak diperbaiki, dikhawatirkan akan terjadi hal yang tidak diinginkan.

Lanjut kepala Sekolah, Kadis dan Kabid SMPN Dinas Pendidikan sudah dua kali pernah datang melihat keadaan bangunan tersebut. Menurut Kadis, bangunan tersebut bisa dibangun tapi harus dihapus dulu asetnya. Karena bangunan tersebut masih ada didalam Dapodik.

Dengan adanya hal seperti ini otamatis murid pendatang baru enggan untuk mendaftar di sekolah ini. Padahal sebentar lagi penerimaan tahun ajaran baru.

Menanggapi hal ini, Kabid SMPN “Joko Purnomo” melalui Via Whatsapp Sabtu (4/5/2019) mengatakan. Operator Dapodik SMPN 10 kurang aktif, tidak pernah Update Data Sarpras sehingga profosal selalu ditolak.
Bulan lalu hari kamis (25/4/2019) Kabid SMPN mengatakan, “saya kesana menuju kelokasi SMPN 10 meninjau UN,sudah saya usulkan untuk pekerjaan itu Tahun 2020.” jelas joko Purnomo.(Faradise)

Tinggalkan Balasan