Spread the love

Siasatinfo – Tanjabtim.Dalam rangka Pengembangan Infrastruktur Sosial dan Ekonomi Wilayah (PISEW),Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Cipta Karya atau Satuan Kerja di bidang Pengembangan Kawasan Pemukiman menempatkan Proyek Pekerjaan Rabat Beton di RT 02 Dusun Dua Desa Sungai Jeruk Kecamatan Nipah Panjang.

Namun dari pantauan Awak Media Siasatinfo dilapangan Jum’at (1/2/19) sangat disayangkan,Proyek yang menelan biaya Sebesar Rp 600.000.000,- tersebut terkesan asal jadi,kenapa tidak ,Proyek yang baru selesai Satu Bulan tersebut tapi sudah mengalami Kerusakan dan Kerapuhan Mutu Beton.

Ini di benarkan oleh salah satu Warga RT. 02 Dusun II Desa Sungai Jeruk (PMD) Kecamatan Nipah Panjang yang tidak mau disebut Namanya” Kami lihat Pengerjaan Proyek Rabat Beton ini memang asal jadi ” Ungkapnya.

Dari Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, Proyek ini telah diborongkan ke Pekerja dari luar Desa Setempat.

“Awal Pengerjaannya menggunakan Mesin Adukan (Molen),Selanjutnya dikerjakan dengan Sistem adukan Manual Pakai Cangkul,Itu pun diaduk diatas badan Jalan”.Lanjutnya

“Material yang digunakan juga tidak sesuai dengan RAB,yang seharusnya mengunakan batu splite tapi menggunakan batu Koral,rencananya Proyek ini akan Kami laporkan karena sudah tidak sesuai dengan bestek”Pungkasnya.(Tim&D)

Tinggalkan Balasan