Keracunan Makanan Bakso Bakar, Belasan Anak-Anak Muaro Jambi Dirawat di RSU

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Muaro Jambi –Kejadian keracunan makanan bakso bakar keliling belasan anak – anak, Satu Ibu dan anak gadis di Desa Keranggan, Kecamatan Sekernan Muaro Jambi sempat menghebohkan warga sekitar.

Akibat kejadian itu, 16 anak dan 2 orang dewasa, Sabtu (3/4/21) malam lalu dilarikan ke rumah sakit. Tak hanya anak-anak, ada juga beberapa orang dewasa yang turut dilarikan ke Rumah Sakit Ahmad Ripin Sengeti.

Usai keracunan anak – anak mengalami mual dan muntah. Kuatir dengan kondisi demikian sebanyak 16 anak dan 2 dewasa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lantaran diduga keracunan jajanan keliling bakso bakar.

Informasi yang diperoleh Siasatinfo.co.id, bakso bakar yang dimakan para korban diperoleh dari penjual jajanan keliling. Usai menyantap bakso bakar tersebut, para korban mengeluh mual, pusing, dan muntah-muntah.

Menurut warga yang mengalami keracunan lebih kurang 16 orang. Menurut informasi, kata Najman, keracunan makanan juga dialami warga Desa Rantau Majo.

Sementara itu, Direktur RSU Ahmad Ripin, dr. Ilham saat dikonfirmasi membenarkan adanya sejumlah anak yang dirawat karena mengalami keracunan.

“Awalnya ada 16 orang anak yang dirawat dengan kondisi muntah muntah. Namun 6 orang sudah pulang, dan sisanya masih diinfus di IGD,” kata Ilham, Minggu (4/4/2021).

Untuk membuktikan keracunan, Bakso bakar yang masih belum termakan dibawa warga ke RSUD Ahmad Ripin Sengeti dan diserahkan ke petugas medis di sana.

“Ada warga yang bawa sisa bakso bakar yang belum termakan dikasih ke petugas medis, untuk dicek,” tandasnya.

Kejadian ini turut dibenarkan pula Direktur Rumah Sakit Umum Ahmad Ripin Muarojambi Dr. Ilham. Kata dia, beberapa dari anak-anak yang dilarikan ke rumah sakit tersebut sudah dibawa pulang karena sudah mendingan.

“Memang betul ada 16 anak yang dirawat dengan kondisi muntah-muntah. 6 orang sudah pulang dan sisanya masih diinfus di IGD. Sedangkan, hasil uji dari bakso bakar itu sendiri masih menunggu dari Balai POM,” kata Dirut singkat. (Hrls/red).

Tinggalkan Balasan