Kegedean! Sepekan Menikah 2 Kali Intim, Aisha Gugat Cerai Suami ke Pengadilan

0
Ilustrasi Kasus Perceraian Pasangan Suami Isteri. Siasatinfo.co.id
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Zamfara – Masih tetap saja ke ingat, sebuah peristiwa seorang isteri mengugat cerai suaminya ke Pengadilan karena tersandung alat vital berukuran jumbo.

Tak tertampik lagi, Ali Maizinari suami dari Aisha Dannupawa digugat cerai sang isteri sepekan usai menikah di Pengadilan Agama Syariah, lantaran penisnya sebagai penyambung kebahagiaan dua sejoli amat tak lazim alias kegedean.

Lebih memalukan lagi, kegedean penis terungkap di persidangan Pengadilan Agama Syari’ah, Eh sang suami malah minta mas kawin kembali jika cerai dikabu

Sijanda, Aisha Dannupawa, ibu beranak tiga asal negara bagian Zamfara, Nigeria itu, baru sepekan menikah dengan Ali Maizinari, sontak saja bikin keluarga besarnya terheran-heran. Dan Aisha seketika mohon pengadilan syariah setempat membatalkan pernikahannya dengan Alasannya, Burung sang suami tak ketulungan.

Memang pada dasarnya, pasangan yang baru menikah tentu berharap bisa langgeng dalam kebersamaan. Namun, tidak demikian dengan Aisha Dannupawa yang menikah dengan Ali Maizinari.

Pasalnya, bukan kebahagian intim yang dirasakan Aisha. Sebaliknya, ia bersenggama dengan suaminya Ali bak hantaman batang pinang yang menimbulkan denyutan hingga ke ubun-ubun.

Namun sayangnya, Aisha tak berani mengungkapkan secara rinci ukuran penis Ali saat masih tidur maupun ketika sudah tegang. Yang pasti, Aisha mengaku ketakutan setelah kena ‘serangan’ dari suami barunya pada malam pertama.

Karenanya, Aisha langsung mendatangi pengadilan agama agar membatalkan pernikahannya. Di depan pengadilan, ibu rumah tangga itu menceritakan pernikahannya dengan Ali setelah kegagalannya pada pernikahan pertama.

“Saat dia (Ali, red) datang, kami memang berhubungan badan. Tapi pengalaman yang ada merupakan sebuah mimpi buruk,” katanya seperti dikutip Daily Mirror dari koran lokal Nigeria.

“Alih-alih menikmati berhubungan seksual, malah rasa sakit serta memar yang dirasakan. Dan elastis vagina aisha malah tak mampu mengimbangi penis kegedean sang suami.

Di hadapan para hakim pengadilan Aisha mengatakan hubungan seksualnya dengan sang suami menjadi sebuah “pekerjaan yang terlalu berat”.

Aisha bahkan mengaku harus menenggak obat untuk menahan sakit saat berhubungan seksual.

Semua itu gara-gara, menurut Aisha, penis suaminya yang terlalu besar.

“Saat suami saya pulang, kami berhubungan seks namun hal itu menjadi mimpi buruk bagi saya. Bukannya menikmati, namun saya malah tersiksa, penisnya terlalu besar,” ujar Aisha di hadapan majelis hakim.

Usai menghadap pengadilan, kepada media setempat Aisha mengatakan saat pertama kali berhubungan badan dengan suaminya itu, dia harus menenggak obat yang diberikan ibunya untuk menahan sakit.

Namun, kali kedua mereka berhubungan seks, situasi tak berubah. Aisha tak bisa menikmati malah merasa semakin tersiksa.

Di pengadilan, Ali tak membantah memiliki alat kelamin dengan ukuran yang tak lazim.

Aisha bahkan mengaku langsung minum obat penghilang rasa sakit setelah pertama kali berhubungan badan dengan Ali. Karenanya saat untuk kedua kalinya Ali mengajak bercinta lagi, Aisha jadi trauma. “Tak kuat untuk menanggungnya,” katanya.

Ali pun tak menyangkal tudingan Aisha. Di pengadilan. Ali mengakui bahwa dia memang memiliki penis yang berukuran cukup besar.

Tapi anehnya, Ali mau bercerai dengan isterinya walau nikah dengan waktu singkat, asal kan Mas Kawin dikembalikan pihak keluarga Aisha. Duhc! Yaa elaah..Mau Enaaknya Doang..Sakitnya Tuhc..Aisha.(Ncoe/Sst).

Tinggalkan Balasan