Kabid Dikdas Kerinci Hakimi Ditantang Beberkan Data Beasiswa Murid, Honor Pengawas Silang UN Secara Terbuka

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id Berita Kerinci,-Soal kisruh dugaan penyunatan dana honor pengawas silang ujian nasional (UN), serta Beasiswa Murid berprestasi SD dan SMP tahun 2019 belum terbayarkan, Kabid Dikdas Hakimi ditantang pihak LSM LPI Tipikor untuk membeberkan data sebenarnya tanpa ditutupi, kalau tidak tentu kasus ini akan diseret ke ranah hukum.

“Kuat dugaan data – data penerima beasiswa murid berprestasi Kabupaten Kerinci sengaja disembunyikan Kabid Hakimi bersama bendahara Siliswati, agar puluhan juta dapat mereka kuasai.

“kami tantang kabid dikdas hakimi dan bendahara Siliswati untuk berani tidak membeberkan data – data ril tentang jumlah penerima beasiswa murid SD, SMP tahun 2019,”ujar Joni Satria dari Lsm Tipikor kepada siasatinfo.co.id, Kamis (10/10/19).

Selain tantangan terbuka, Joni juga minta agar Bupati Kerinci H Adirozal menindak tegas terhadap Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci saat ini dijabat Hakimi.

Karena kuat dugaan indikasi pemotongan dana honor Pengawas Silang UN SD, SMP serta beasiswa murid prestasi tahun 2019 tidak akan dibayarkan.

“Kasian anak – anak sudah susah payah berurusan mungkin bikin rekening, tapi hak mereka berupa uang hingga saat ini belum juga dibayarkan, aneh kerjaan orang dinas ini,”ungkap sumber siasatinfo.co.id.

Ketika dimintai keterangannya oleh siasatinfo.co.id beberapa waktu lalu, Kabid dikdas Hakimi terkesan mengelak membeberkan data – data tentang jumlah pengawas silang UN dan jumlah beasiswa yang diterima murid SD, SMP se Kabupaten Kerinci.

“Nanti saya tanya dulu dengan bendahara Siliswati. Karena semua data ada pada dia, nanti saya telp” kata Hakimi.

Namun hingga kini Redaksi Siasat Info belum mendapatkan data – data tentang jumlah pengawas yang terima honor serta beasiswa murid SD, SMP berprestasi di Kabupaten Kerinci.

“Kita minta Bupati Adirozal bertindak tegas atas perlakuan Hakimi selaku Kabid Dikdas dan bendahara Siliswati soal tidak belum juga dibayar beasiswa dan pemotongan honor pengawas.

“jangan gara – gara segelintir oknum, Kerinci Lebih Baik dan Berkeadilan malah terbentur, warga kerinci serta simpatisan Adirozal akan murka,” kata Joni Lsm LPI Tipikor bersama beberapa rekan dari aliansi LSM di bumi Sakti Alam Kerinci kepada siasatinfo.co.id. (Rt,Mr).

Tinggalkan Balasan