Heboh! Anak Anggota Dewan Perkosa dan Aniaya Bocah Bawah Umur

0
Ilustrasi Kasus Perkosaan Terhadap Bocah Masih Bawah Umur.
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Bekasi – Gegerkan warga kasus asusila yang menimpa gadis bawah umur. Korban P (15) selain diperkosa korban pun dianiaya pelaku berinisial AT (21), yakni anak seorang oknum anggota dewan. Kasus ini pun, kini telah di bawa ke ranah hukum berdasarkan laporan pengaduan LF orang tua korban.

Kasus anak anggota dewan diduga perkosa cewek ABG, yang saat ini heboh dibicarakan.

Polres Metro Bekasi Kota membenarkan telah menerima laporan terkait dugaan pemerkosaan yang dialami remaja putri berinisial PU (15) oleh seorang pria, AT (21).

Saat ini diketahui Polres Metro Bekasi, tengah menyelidiki kasus tindakan asusila pemerkosaan kepada anak di bawah umur berinisial P (15), yang di lakukan pelaku inisial AT (21) yang merupakan anak dari seorang anggota DPRD Kota Bekasi.

Tidak terima anaknya diperkosa dan terjadi penganiayaan oleh anak anggota DPRD yang masih belia bawah umur ini, kasus ini pun di laporkan oleh orang tua korban ke pihak kepolisian.

Pelaku perkosaan AT 21 tahun sudah di laporkan oleh orang tua PU (15) selaku korban. Laporannya telah ter-register dengan Nomor: LP/971/K/IV/2021/SPKT/Restro Bekasi Kota.

“Masih di dalami oleh Unit PPA Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota. Pelaku anak anggota DPRD Kota Bekasi,” kata Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari saat di hubungi, Rabu (14/4/21).

Kompol Erna berencana akan mengklarifikasi laporan tersebut, dengan memeriksa pelapor maupun terlapor. Namun, Ia belum bisa membeberkan kapan jadwal pemeriksaan tersebut.

Dalam laporannya, LF yang selaku orang tua korban telah membawa sejumlah barang bukti, seperti baju milik PU.

“Nanti kita infokan lagi,” singkatnya.

Di ketahui, seorang remaja di paksa memenuhi nafsu bejat AT (21), seseorang yang di duga kuat anak anggota DPRD Kota Bekasi.

Selain menjadi korban pemerkosaan, P (15) juga di aniaya oleh AT. Karena, P pada awalnya menolak ajakan korban bersetubuh.

Orang tua korban, L (56), mengatakan anaknya memang menjalin hubungan dengan terduga pelaku selama 9 bulan.

Selama menjalani hubungan, anaknya kerap mendapatkan kekerasan oleh terduga pelaku yakni AT.

“Saya itu sudah kenal lama juga yang laki ini. Tapi kalau ketemu di jalan terus ini, gak pernah ketemu langsung sama saya. Pas itu dia pukulin anak saya berkali-kali ada sekitar 4 kali,” kata L, Selasa (13/4/2021).(Nng/Sst)

Sumber : Pojoksatu.id

Tinggalkan Balasan