Carut Marut Proyek Irigasi Rp. 2,5 M Ditolak Warga Petani

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Carut marut pekerjaan fisik proyek irigasi berlokasi di Sungai Tandai Desa Pauh Tinggi, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci Jambi, berbuntut ditolak warga petani yang miliki areal persawahan.

Sebab, pelaksanaan pekerjaan fisik proyek dikerjakan oleh PT. Cawang Artha Sentosa dengan harga penawaran sebesar Rp. 2.586.131.523,83, dengan pagu anggaran, Rp 2.841.928.000,00.

Informasi berhasil dihimpun siasatinfo.co.id dari beberapa tokoh Gunung Tujuh menyebutkan bahwa pekerjaan fisik proyek dikerjakan pelaksana asal – asalan saja, sehingga tidak bermanfaat buat masyarakat petani.

“Aliran air irigasi tidak berfungsi ke areal persawahan warga masyarakat Sungai Tandai yang memiliki tanah sawah.

“Kesan sekarang proyek tidak sesuai bestek dan masyarakat Sungai Tandai merasa keberatan dengan pekerjaan kontraktor pelaksana,”ujar Syamsul Arifin tokoh masyarakat Gunung Tujuh.

“Dan kita bersama-sama masyarakat Sungai Tandai dan Pauh Tinggi akan melaporkan ke Kejaksaan Tinggi Jambi jika hal ini tidak segera diperbaiki,”imbuh Syamsul Arifin kepada siasatinfo.co.id

Diketahui proyek ini merupakan Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Sei Tandai Pekerjaan Konstruksi, Satker DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT.

Bocoran asal domisili perusahaan diketahui tidak beralamat di wilayah Kerinci, namun ternyata PT. Cawang Artha Sentosa, RT.12 Desa Simpang Sungai Duren Kec. Jambi Luar Kota – Muaro Jambi (Kab.) – Jambi.(Red)

Tinggalkan Balasan