Berangkat Tertunda Karena Musibah! Uang Beli Tiket Penumpang Rp 160 Ribu Tega Dihanguskan Pemilik Mobil PT Kerinci Wisata Exspres Tujuan Jambi

0
Foto: Loket mobil Kerinci Wisata Ekspres, Simpang Raya Sungai Penuh.
Spread the love

Siasatinfo.co.id Berita Sungai Penuh,-Aturan sepihak yang dilakukan oleh pihak jasa angkutan umum, yakni Mobil Kerinci Wisata Ekspres, Kerinci tujuan Jambi terhadap penumpangnya sudah sangat keterlaluan.

Pasalnya, aturan yang dibuat sendiri tanpa memiliki landasan hukum kuat dengan menghanguskan uang beli tiket Lunas penumpang senilai Rp 160 ribu, apabila penumpang menunda keberangkatan.

Ini bukti tiket dibayar lunas yang dihanguskan pihak Mobil Kerinci Wisata Ekspres.

Padahal dalam syarat perjalanan yang tertera di tiket point 7. Pengunduran karcis harap melapor 6 jam sebelum keberangkatan. Tidak tertulis uang beli lunas tiket penumpang menjadi hangus.

“Tega mereka makan uang beli tiket penumpang yang telah dibayar lunas. Kami sudah minta kepada kasir loket Kerinci Wisata bahwa keberangkatan mohon ditunda karena sipenumpang alami kecelakaan motor.

“Namun pihak loket bersikeras tidak bisa ditunda karena tidak sesuai dengan aturan mereka yakni 6 jam sebelum jadwal berangkat. Musibah kan tidak tau kapan kejadiannya,”ujar buk Yeni kecewa kepada pemilik PT Kerinci Wisata Ekspres.

Sementara itu, pihak loket Kerinci Wisata Exspres berkantor dijalan Yos Sudarso No.1 Lampu Merah Simpang Raya, Sungai Penuh, Senin (23/9/19) sekitar pukul 13:30 wib, mengatakan uang penumpang yang sudah beli tiket lunas tetap hangus apabila menunda jadwal keberangkatan.

“Ya, hangus uang beli tiket. Ketika ditanyai ada aturannya kepada kasir, dijawabnya ada tapi tunggu saya telpon atasan kami dulu.

“Kata bos kami hangus uangnya. Karena penumpang tidak melapor 6 jam sebelum keberangkatan,”ujar kasir wanita berjilbab yang mengikuti perintah atasannya bernama Boy.

Kejadian seperti ini menurut informasi, pihak loket Kerinci Wisata Ekspres sudah sering dilakukan terhadap penumpang. Tak heran kalau penumpang yang berlangganan dengan mobil ini mesti lari ke angkutan lain.

Kalau praktik aturan sepihak seperti ini tetap saja berlangsung di loket PT. Kerinci Wisata Ekspres, tentu dapat untung besar dan merugikan Penumpang.

Tak hanya soal uang harga tiket yang nilainya cuma sedikit, namun dari pihak penumpang akan melaporkan pemilik angkutan ini ke pihak yang berwenang.(Mr/Jn). 

Tinggalkan Balasan