Anugerah Jenderal TNI Andika Perkasa, 55 Prajurit TNI Prestasi Umroh ke Mekah

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Jakarta – Sebuah penghargaan yang tak bisa dinilai dengan uang, sebanyak 55 prajurit militer Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat, dinyatakan berprestasi Alhamdulillah di awal tahun 2021 ini mendapatkan anugerah yang luar biasa membahagiakan.

Bagaimanan tidak, dalam beberapa waktu ke depan, sebanyak 55 prajurit TNI AD dari berbagai satuan bakal bisa bersujud di hadapan Kabah di Masjidil Haram, Mekah.

Berdasarkan informasi resmi TNI AD dilansir Siasatinfo.co.id, Rabu 10 Februari 2021, para prajurit TNI AD itu telah bertolak dari Indonesia menuju Mekah melalui Bandar Udara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten.

Sebanyak 55 prajurit TNI AD tersebut mendapatkan anugerah dari Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Andika Perkasa, untuk bertolak ke Mekah guna melaksanakan umrah.

“55 orang yang terpilih dan lolos persyaratan untuk menunaikan ibadah adalah orang-orang berprestasi dalam ilmu khususnya agama Islam yang mendapatkan penghargaan oleh Kepala Staf Angkatan Darat.

“kegiatan ini merupakan peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Kepala Dinas Pembinaan Mental TNI AD, Brigjen TNI Edison.

Sebelum diberangkatkan, sebanyak 55  prajurit TNI telah mendapatkan pembekalan terutama tentang penerapan protokol kesehatan COVID-19 selama melaksanakan umrah.

“Dengan peningkatan ilmu rohaniah dan ketakwaan di dalam menjalankan ibadah umrohnya, diharapkan 55 peserta baik Prajurit maupun PNS TNI Angkatan Darat agar mampu menerapkannya pada setiap tugas dinasnya dan memberikan contoh baik bagi satuannya masing-masing,” kata Brigjen TNI Edison.

Salah satu prajurit TNI AD yang mendapatkan anugerah umrah itu ialah Serka Reo Eko Saputro, dia merupakan anggota Detasemen Intelijen Komando Daerah Militer VI Mulawarman.

Serka Reo terpilih mendapatkan penghargaan umroh KSAD 2021 setelah menjuarai MTQ TNI AD 2019. Serka Reo awalnya tak menyangka bakal bisa pergi ke Tanah Suci di tengah kondisi pandemi COVID-19.

“Terima kasih bapak KSAD, Saya di tahun ini, di masa pandemi saat ini, Saya bisa berangkat ke sana,” katanya.

Penghargaan serupa juga pernah diberikan KSAD kepada prajurit TNI AD dan PNS TNI pada tahun 2019. Saat itu total ada 80 yang diberangkatkan untuk melaksanakan umroh.

Ketika masuki tahun 2020 program ini tidak bisa terlaksana. Karena Pemerintahan Arab Saudi menutup akses di Masjidil Haram apa pun bentuk kegiatannya.(Ynr/Red).

Sumber: Viva Militer

 

Tinggalkan Balasan