Nyaris Babak Belur Diamuk Massa, 2 Pria Kepergok Mau Curi Motor di Parkiran Masjid

0
Ilustrasi, Aksi Kasus Pencurian Motor. Siasatinfo.co.id
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Muara Bulian – Nyaris saja dua pria menjadi bulan-bulanan bogem mentah massa yang kesal dengan perilaku maling terhadap motor parkiran di halaman masjid.

Peristiwa ini berawal dari 2 orang pria yang diduga hendak mencuri sepeda motor di parkiran Masjid Taqwa, RT 02 Desa Simpang Karmeo, Kabupaten Batanghari, menjadi sasaran amuk massa.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 05.15 WIB, Minggu (21/2/2021). Kedua pemuda yang belum diketahui identitasnya itu sebelumnya dipergoki warga saat hendak beraksi.

Informasi yang diperoleh siasatinfo.co.id, pelaku berjumlah tiga orang dan sempat melarikan diri. Sekira pukul 14.00 WIB, dua dari tiga orang pelaku berhasil diamankan warga di Simpang Koto Boyo, Kabupaten Batanghari.

Abdul Muklis, anggota Pokdar Kamtibmas Sektor Batin XXIV Kabupaten Batanghari mengatakan, diamankannya kedua pelaku berawal dari informasi yang disebarkannya kepada rekannya di desa tetangga yang mengenal ciri- ciri dari ketiga orang yang dimaksud.

“Saya mendapat telepon dari Datuk Kades Koto Boyo, mengatakan ada dua orang yang mencurigakan mirip dengan ciri pelaku. Saya dan warga lainya bergegas menuju ke Koto Boyo,” kata Muklis, Senin (22/2/2021).

Setelah warga tiba di lokasi, kedua pelaku langsung diamankan. Keduanya pun mengaku hendak mencuri sepeda motor parkiran Masjid Taqwa, RT 02 Desa Simpang Karmeo.

Kemudian kedua pelaku lantas diserahkan ke pihak kepolisian. Namun sejumlah warga yang kesal, sempat menghakimi pelaku sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Keduanya sudah diamankan di Polsek Batin XXIV untuk proses lebih lanjut. Warga masih mencari satu orang pelaku lagi yang belum ditemukan,” ujar Muklis.

Kenit Reskrim Polsek Batin XXIV, Ipda Tebing saat dikonfirmasi membenarkan adanya dua orang yang diamankan karena diduga hendak mencuri sepeda motor.
“Iya, pelaku sudah kita amankan. Masih kita proses guna pengembangan lebih lanjut,” ujarnya. (Hrl)

Tinggalkan Balasan