2 Orang Buron Kasus Penikaman Warga Kasang, Berhasil Diringkus Tim Polresta Jambi

0
Pria Korban Penikaman 4 Pelaku Tewas Dirumah Sakit DKT Karena Mengalami Luka Parah Dibagian Perut.
Spread the love

Siasatinfo.co.id Berita Hukrim – Setelah buron beberapa hari, pelaku penikaman terhadap korban hingga nyawanya tak tertolong lagi, 2 orang pelaku berinisial AZ dan AD berhasil diringkus Tim Polresta Jambi.

Peristiwa yang merenggut nyawa korban, warga asal Kasang itu terjadi pada Jumat (31/7/2020) lalu, dan 2 orang pelaku melarikan diri ke Jakarta, akhirnya sudah tiba di Mapolresta Jambi untuk segera dilakukan tindakan pengembangan hukum oleh penyidik.

“ya sudah tiba dua orang di Jambi. Saat ini sudah di Mapolresta Jambi,” ujar kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Suhardi Heri Haryanto kepada Awak Media, Selasa (4/7/2020).

Dua orang tersebut, dengan inisial AZ dan AD. Sebelumnya, MK dan R telah ditangkap pihak Opsnal Polresta Jambi, usai beberapa jam kejadian.

Diberitakan sebelumnya, di hari raya Idul Adha, seorang laki-laki terkena tikaman di bagian perut hingga mengakibatkan luka menganga. Peristiwa ini terjadi di Jalan Pangeran Antar Sari, RT 29, Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, Jumat (31/7/2020).

Warga sekitar yang tak mau menyebutkan namanya menyampaikan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WIB. Saat itu ia sedang menjaga toko.

“Aku lagi jago toko, tibo-tibo terdengar suara orang jatuh dari motor,” katanya, saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan, diketahuinya korban yang ditikam itu mengendarai sepeda motor Honda Beat dan berboncengan dengan temannya.

Sementara, untuk pelaku yang menikam, ia tidak tahu.

“Dio tu lagi bawa motor, ditikam. Jadi pas sudah ditikam itu dio jatuh dan langsung lari ke depan toko ini. Kawan yang dibonceng dio, lari. Pelaku pun lari,” tambahnya.

Ia melanjutkan, setelah korban ditikam, kemudian ia bertemu dengan tetangganya. Hingga akhirnya korban dilarikan ke rumah sakit DKT. Namun nyawa korban tak tertolong lagi.

“Dio orang Kasang. Tebaring di depan toko aku dengan luko robek yang besar. Tetanggonyo melintas di sini. Dipanggilnyo, korban minta tolong dibawa ke RS DKT. Dibawa lah dio dengan tetanggonyo itu,” tutupnya. (Al/red).

Tinggalkan Balasan