Wako Batam Prihatin dan Telisik Soal Video Viral Adegan Syur Pelajar SMP

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id Batam – Soal beredarnya video viral adegan syur pasangan pelajar SMP di Batam, bikin heboh warga dumay, Wali Kota Muhammad Rudi pun angkat bicara dan segera menelisik keberadaan dua pelajar tersebut.

Ilustrasi kasus mesum pelajar masih duduk bangku SMP.

Beberapa hari ini Dunia media sosial digemparkan beredarnya rekaman video mesum yang diduga diperankan sepasang pelajar SMP di Batam.

Dalam rekaman video berdurasi enam menit yang diperkirakan sudah terunggah di Facebook sejak Juli 2018 lalu tersebut, terlihat dua remaja sedang berhubungan intim layaknya suami istri di sebuah kamar.

Pun tampak remaja pria sengaja merekam dengan kamera ponsel sebelum aktivitas mesum itu. Sedangkan gadis remaja itu diduga sadar jika akan direkam.

Seperti dilansir Suara.com, pada Sabtu (26/10/2019), Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengaku, turut prihatin dengan viral video mesum pelajar SMP tersebut. Dia menegaskan akan menelisik keberadaan dua pelajar yang memerankan adegan syur itu.

“Ini bisa secara psikoligis juga membahayakan anak ini. Kita perlu menyelamatkan apa yang bisa diselamatkan. Kalau bisa yang punya videonya, kirim ke saya. Biar kami tahu dia sekolah di mana, dan panggil orang tuanya, kita dudukkan,” kata Rudi.

Ketua Dewan Pendidikan Sudirman Dianto juga mengaku baru mengetahui itu.

Menurutnya, kasus ini menjadi cambuk bagi seluruh pihak instansi yang bergerak di bidang pendidikan, termasuk dinas dan sekolah.

“Kami prihatin ya jika memang benar ada kejadian ini, saya akan bertemu kepala dinas untuk membahas ini,” katanya.

Lanjut Sudirman, Dewan pendidikan akan mengajak Dinas Pendidikan untuk menelusuri terlebih dahulu kebenaran video tersebut.

Jika video tersebut memang benar pelajar Batam, dirinya berharap kasus ini tidak mengancam masa depan kedua pelajar tersebut.

“Kami akan menemui dahulu kedua belah pihak, termasuk orang tua dan sekolah. Kesalahan mereka memang harus mendapat hukuman agar tidak terulang. Tapi jangan sampai kasus ini merusak masa depan mereka,” ujarnya.(Red).

 

Tinggalkan Balasan